Opini

Hari Relawan Internasional 2023 : Tidak Ada Penghargaan Selain Kepuasan Atas Kebaikan Yang Diterima

CiremaiNews.com, Serba-serbi – Relawan sebuah identias yang luar biasa hebat, tapi sedikit peminat. Walau memiliki peningkatan, yang benar-benar melakukan secara totalitas hanya dalam hitungan jari. Tahun ini dilansir dari situs resmi PBB, Hari Relawan Internasional bertema “The Power Of Collective Action : If Everyone Did, yang jika diterjemahkan “Kekuatan Aksi Bersama : Jika Setiap Orang Melakukannya.”


Pada sebuah peradaban, relawan memiliki peran sangat penting sebagai mitra pendukung dari satu sistem pemerintahan. Bergerak di berbagai sektor yang merupakan bagian-bagian terpenting yang tidak secara keseluruhan bisa diselesaikan oleh satu lembaga. Seperti lingkungan, kepedulian sosial, skonomi kemasyarakatan, pendidikan dan lain-lain.


Peran relawan diakui atau tidak keberadaannya, tapi tindakannya yang nyata secara perlahan menunjukkan bukti dengan hasil-hasil diluar dugaan. Anda bisa bayangkan, bagaimana sebuah dinas sosial harus mendata hampir seluruh penduduknya utnuk menginformasikan kondisi warganya.
Maka peran relawanlah yang meninformasikan.

Ketika terjadi hal-hal yang perlu segera ditindaklanjuti guna menyelamatkan sebuah kondisi yang kurang baik di masyarakat. Contoh, ketika relawan menemukan seorang warga yang memiliki anak dengan kondisi sakit dan jenis penyakit juga langka, sedang kondisi ekonomi mereka sangat sederhana, tinggal di pelosok yang jauh dari rumah sakit dengan fasilitas pengobatan menunjang.


Peran relawanlah yang menyampaikan, sekaligus menginformasikan, lengkap dengan data yang dibutuhkan untuk lembaga yang bersangkutan segera memberikan bantuan. Agar warga tersebut bisa terselamatkan.


Dari sekian banyak peran relawan termasuk relawan tanggap bencana, yang rela menempuh bahaya demi menyelamatkan nyawa orang lain, atau demi menyelamatkan alam pada kebakaran hutan atau gunung, relawan yang dengan ikhlas membersihkan setiap sungai atau saluran air dari sampah yang menumpuk, dan masih bayak relawan lainnya.


Termasuk mereka yang meluangkan waktu dengan memberikan edukasi secara sukarela, menghibur para pasien dari keluarga tidak mampu. Membina para penderita HIV/IDS, merawat ODGJ tanpa pamrih. Tapi adakah penghargaan diterima mereka selain ucapan, terima kasih.


Tidak ada penghargaan selain kepuasan atas kebaikan yang diterima. Semoga para relawan di seluruh dunia, selalu diberikan kesehatan dan kebahagiaan. Amin. (Vera)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *