Kyai Muda NU Ingin Ada Islah Terhadap Kisruh Batu Satangtung

Kuningan, Ciremai News – Para kyai muda Kabupaten Kuningan angkat suara terkait dengan kisruh penyegelan situs Batu Satangtung. Mereka menyerukan agar tidak ada pihak yang dapat memperkeruh suasana di masyarakat.

“Kami menyerukan semua pihak untuk berhenti memperkeruh suasana dan mari kita duduk bareng kemudian berdialog. Mencari jalan keluar bersama atas situasi yang terjadi di Kuningan, kita ini anak bangsa, Warga Kuningan. Perselisihan polemik Batu Satangtung harus segera menemui titik temu yakni Islah, “pernyataan Kiai Aang Azhar Abdullah kepada Ciremainews, Kamis (06/08/2020).

Pernyataan tersebut disampaikan saat pertemuan dengan ketua Kuningan Rabu Malam (05/08/2020) di Purnama Hotel di Kelurahan Cigugur, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan.

Menurutnya saat ini semua pihak harus mereda situasi agar upaya-upaya dialogis yang mengarah pada islah bisa segera terealisasi.

“Mari kita dorong upaya-upaya dialog, karena baik Paseban maupun masyarakat Cisantana merupakan warga negara. satu bangsa tidak boleh kita terjerembab pada Konflik” ujarnya

Dalam pertemuan tersebut Lingkar Kiai Muda NU Kuningan merekomendasikan 4 poin terhadap kasus batu Satangtung yakni mendukung Bupati untuk menyelesaikan batu satangtung di Curug Goong Cigugur. Aang juga memohon kepada seluruh pihak terkait untuk menahan diri dan membuka ruang dialog agar persoalan bisa diselesaikan dengan damai melalui kesepakatan yang tidak menimbulkan kegaduhan kembali.

“poin ketiga meminta Kepada tokoh-tokoh masyarakat tidak memperkeruh situasi dan terus menyerukan ujaran perdamaian dan mengajak masyarakat untuk silih asih, silih asah, silih asuh,” terangnya.

Serta menghimbau untuk terus menghargai perbedaan keyakinan dan menjaga nilai-nilai toleransi yang telah terjalin puluhan tahun di Cigugur Kuningan. (Uyat Al Magrobi)