Lika Liku Batu Satangtung, Komnas HAM Apresiasi Komitmen Pemda Kuningan

Kuningan, Ciremainews – Pemerintah Kabupaten Kuningan memutuskan untuk membuka penyegelan batu Satangtung yang akan dijadikan bakal pasarehan masyarakat Adat Karuhun Urang (AKUR) Sunda Wiwitan pada Kamis, (13/08/2020). Bupati Kuningan, Acep Purnama memerintahkan pembukaan tersebut dengan alasan kemanusiaan.

Redaksi Ciremainews mendatangi langsung kediaman Acep Purnama untuk menanyakan hal tersebut. Acep menegaskan pembukaan tersebut dilakukan Kamis pagi demi menjaga ketentraman masyarakat Kuningan. Dirinya, menyerahkan proses yang dilakukan dalam pembukaan penyegelan batu Satangtung kepada Satpol PP untuk melaksanakan tugas pembukaan segel.”Segel sudah saya Cabut jam 06.00WIB,” ujar Acep.

Acep menerangkan jika pembukaan segel dapat dilakukan dikarenakan persyaratan IMB sudah disanggupi pihak Paseban. Dirinya menegaskan pemakaian makam diatas tanah pribadi diperbolehkan dan dianggap sah. Namun, dikarenakan adanya permintaan untuk dijadikan kriteria pemakaman bukan umum maka Pemda menunggu surat rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri.

Pihak Paseban, Gumirat Barna Alam selaku rama Anom menyatakan Paseban akan mengkaji kembali pembangunan batu satangtung. Untuk saat ini menurutnya, pihaknya akan melihat kondisi reda kembali.”Sementara dihentikan sampai situasi aman terkendali,” terangnya.

Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Beka Ulung Hapsara mengatakan pembukaan segel dan nantinya penerbitan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) merupakan langkah cepat yang dilakukan Pemda Kuningan. Selanjutnya, Beka menyampaikan pihak Komnas HAM akan membantu penanganan proses izin pemakaman bukan umum dan penetapan masyarakat umum adat.

“Saya memaknai pemberian IMB dan Pembukaan Segel merupakan komitmen bupati untuk menyelesaikan kasus ini sekaligus tanda perubahan sikap seiring tekanan dan tuntutan kawan-kawan semua,” terangnya.

Beka mengapresiasi terhadap langkah kebijakan bupati sebagaimana saya apresiasi saya untuk langkah-langkah yang diambil keluarga paseban. Bahwa ada sekian banyak konsekuensi dari penerbitan IMB dan Pencabutan segel hari ini tentu saja itu harus diantisipasi kedua pihak. Selanjutnya, Beka akan mengawal keputusan Kemendagri untuk mengeluarkan izin poemakaman non umum.

“Komnas HAM akan fokus membantu supaya penetapan pemakaman bukan umum dari kemendagri cepat keluar,” tuturnya. (amonk)