PAN Dukung Asep Maosul di Tasikmalaya, Tiga Partai Malu-Malu

Tasikmalaya, Ciremai News-
Kontestasi Pilkada Kabupaten Tasikmalaya kian memanas. Tanpa diduga, Partai Amanat Nasional (PAN) yang digadang-gadang mendukung petahana buyar dihantam ombak.

Secara mengejutkan, DPP PAN memilih memberikan dukungan kepada KH. Asep Maosul Affandy yang merupakan kader PPP.
Rekomendasi itu diserahkan langsung oleh Ketua umum PAN, Zulkifli Hasan dan didamping mantan Ketua Umum PAN, Sutrisno Bachir dan anggota DPR RI Fraksi PAN, Khoerudin.

“Ya, tanpa diduga saya dihubungi dan di undang ke Jakarta. Disana diterima langsung oleh pa Zulkifli Hasan dan pa Sutrisno Bachir. Secara mengejutkan beliau menyerahkan surat rekomendasi dari PAN,” kata KH. Asep Maosul Affandy kepada wartawan di Komplek Ponpes Miftahul Huda, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (23/7/2020).

Menurutnya, surat rekonendasi itu diserahkan kepada dirinya hari Selasa (21/7/2020) sekira pukul 19 di Jakarta kediaman Zulkifli Hasan. Dengan rekomendasi tersebut menghilangkan kebingungan dirinya, terkait partai pengusung untuk maju di Pilkada.

“Sebelumnya bingung sendiri, karena rata-rata partai sudah punya jagoannya. Tapi kebingungan itu sudah hilang,” tuturnya.

Dikatakan dia, sebelum berangkat ke Jakarta semua persyaratan sudah ditempuh dari mulai pengisian formulit dan lain sebagainya. Hingga akhirnya bertemu langsung dengan ketua umum DPP PAN, dan pada malam itu juga pendaftaran itu langsung diterima dengan baik hingga keluar SK. Apalagi PAN sudah bulat hanya mencalonkan dirinya.

Dengan SK itu, dirinya sangat bersyukur dan semakin membulatkan tekad untuk mencalonkan diri sebagai calon Bupati Tasikmalaya. Selanjutnya, dirinya membidik partai lain yang akan mengusungnya seperti Demokrat dan PKS yang selama ini terus berkomunikasi.

“Saya optimis selain Demokrat dan PKS, juga PKB pun bisa bergabung. Namun yang sudah terbuka yakni Demokrat,” ucapnya.

Terkait dengan partai Persatuan Pembangunan (PPP), KH. Asep Maosul Affandy mengaku tidak akan mengganggu tatanan atau hirarki di DPP PPP karena sudah mengeluarkan rekomendasi.

Bagi dirinya silahkan saja PPP mengeluarkan sikap, meski memang dirinya sangat berharap bisa didukung PPP. Namun tentunya dirinya tidak akan memaksa-maksa, karena kalau tidak didukung oleh PPP juga tidak menjadi masalah.

Dengan hanya didukung PAN, Demokrat, PKS dan PKB sudah lebih dari cukup. Karena yang terpenting bagi dirinya adalah menjalankan amanah termasuk dukungan para kyai yang selama ini mendorongnya. Selain itu dirinya siap menerima konsekwensi menanggung resiko dari PPP, untuk turun atau mundur sebagai anggota DPR.

“Bagi saya itu bukan sebagai puncak persoalan keluar dari PPP, demi para kyai yang terus mendorongnya. Untuk itu dirinya tidak akan melenceng atau bersebrangan dengan apa yang diamanahkan dan dikonsepkan oleh para kyai,” ungkapnya.