Pasca Pertemuan, Paseban dan Pemda Berhasil Mawas Diri

Kuningan, Ciremai News – Pemerintah daerah kabupaten Kuningan memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah meredakan permasalahan Situs Batu Satangtung, Cisantana.

Bupati Kuningan, Acep Purnama mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang memberikan sikap silih asih selama pembahasan pasca penyegelan oleh Satpol PP.

“Saya mengucapkan Terimakasih kepada seluruh pihak. Untuk bersama mawas diri dalam pembahasan situs Satangtung,” ujar Acep di Kuningan, Rabu, (05/08/2020).

Acep menyatakan hingga saat ini pasca pertemuan dirinya dengan keluarga Paseban berlangsung aman dan baik masyarakat, ormas hingga Paseban dan Pemda bisa menahan diri.”Alhamdulillah progress sampai hari ini berjalan baik dan dikedua belah pihak bisa menahan diri agar tidak berkepanjangan” terangnya.

Selanjutnya, menurut Acep para pihak baik Pemda dan Paseban sudah berkomunikasi. Maka kemudian dirinya meminta tidak ada pandangan saling memutuskan tanpa ada duduk dialog bersama.”Saya minta diluar sana tidak memvonis terhadap kasus ini,” terangnya.

Dirinya mengaku bangga terhadap semua pihak yang terlibat dalam menahan diri sembari melihat keputusan hukum dan aturan administrasi yang berlaku. Acep pun meminta semua bersabar dan tidak termakan provokasi.

“Saya bangga menjalin komunikasi dan saya mohon kepada masyarakat untuk bersabar dan tidak termakan provokasi,” tuturnya.

Sependapat dengan Acep, Tokoh Pemuda NU Cigugur, Ali Khowas mengatakan proses yang terjadi pasca penyegelan berjalan dengan baik dan Bupati selaku pemimpin daerah berjalan sesuai dengan jalur yang sama.

“Saya melihat bupati sudah berjalan sesuai proses dan tanpa ada tekanan darimana pun,” tuturnya.

Ali juga meminta kepada keluarga Paseban dan masyarakat sekitar agar terus menjalin keberagaman yang sudah lama terjadi. Dirinya juga melihat kasus ini cukup diselesaikan tanpa ada gesekan dan pantauan media internasional.

“Cukup jadi masalah lokal saja tanpa ada intervensi dari pihak luar Kuningan. Ini akan menjadi kerepotan semua pihak jika ada sesuatu yang tidak diinginkan,” tuturnya.