Daniel Johan Ajak Milenial Jaga Jiwa Kebangsaan

CIREMAINEWS – Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Daniel Johan mensosialisasikan Empat Pilar MPR RI dengan protokol kesehatan, acara ini digelar di Gedung Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat pada hari kamis, 8 April 2021.

Empat Pilar MPR RI adalah Pancasila Sebagai Dasar dan Ideologi Negara, UUD Tahun 1945 sebagai Konstitusi Negara serta Ketetapan MPR, NKRI sebagai Bentuk Negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai Semboyan Negara, dibahas dalam acara sosialisasi tersebut.

Acara ini berlangsung berkat kerjasama dengan Pengurus Wilayah Fatayat Nahdlatuol Ulama (PW Fatayat NU) Kalimantan Barat dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Fatayat NU ke-71

Dimasa pandemi covid-19 ketua PW Fatayat NU Kalbar Umi Marzuqoh bersyukur bisa mengadakan kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan MPR RI bersama Anggota MPR RI Daniel Johan, pasalnya selama ini Fatayat NU Kalbar belum pernah mendapat kesempatan untuk mengadakan acara seperti ini.

“Pak Daniel kami berterima kasih telah dilibatkan untuk acara Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan MPR RI, ini adalah acara pertama kami selama pandemi Covid 19 dan bertepatan dengan menyambut HUT Fatayat NU ke-71.” Tutur ketua PW Fatayat NU Kalbar.

Sementara itu Plh. Ketua PW NU Kalbar KH. Kahrudin mendukung acara sosialisasi 4 pilar dilaksanakan dengan banom NU hingga pesantren di Kalbar. Hal ini dilakukan untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan menguatkan warga NU Kalbar mencintai NKRI.

“Pak Daniel sosialisasi 4 Pilar MPR RI harus dilaksanakan dengan banom-banom NU hingga pesantren-pesantren khusunya di Kalbar. Dengan kegiatan seperti ini Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 45 semakin membumi dan mendarah daging di kader-kader NU. Pinta Plh,” Ketua PW NU Kalbar.

Dalam pemaparan materi sosialisai 4 Pilar MPR RI, Daniel Johan berterima kasih kepada NU sebagai penjaga pilar demokrasi bangsa Indonesia. Dalam situasi demokrasi belakangan ini banyak yang memecah belah bangsa, membenturkan ideologi Pancasila dengan ideologi garis keras. NU selalu hadir sebagai penyejuk dan penjaga Pancasila.

“Saya berterima kasih kepada NU khususnya PW NU kalbar yang senantiasa jadi pengayom dan penjaga Pancasila dan kebhinekaan di Kalbar ditengah-tengah gempuran ideologi garis keras yang mengempur Pancasila.” Ungkap ketua DPP PKB bidang SDA dan Energi itu.

Daniel juga mengajak warga NU khusunya Fatayat untuk bersama-sama mensosialisasikan Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 45 kepada generasi milineal Kalbar. Karena milenial adalah penentu kedepan bangsa ini jangan sampai lepas dari perhatian kita bersama untuk selalu mengingatkan menjaga mereka agar tetap di jalan Pancasila.

“Khusus kepada Bu Umi ketua PW Fatayat NU Kalbar saya mengajak ayo bersama-sama mensosialsisasikan Pancasila kepada generasi milenial Kalbar. Mereka adalah unjung tombak bangsa ini jangan sampai tidak kenal Pancasila.” Tutup politisi PKB yang biasa disapa bang DJ.***