Daniel Johan Ajak Pemuda Buddhis Jaga Pancasila dan Lawan Covid-19

Anggota Majelis Permusyawarata Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Daneil Johan melaksanakan Sosialisasi Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika bersama pemuda Buddhis. Empat pilar kebangasaan ini merupakan pondasi fundamental bernegara yang wajib dipahami terutama oleh para pemuda yang merupakan generasi penerus, dalam membangun bangsa dan negara.

Daniel menenkankan masa depan bangsa sangat tergantung kepada para pemuda sebagai generasi penerus. Sebagai generasi penerus, pemuda wajib memahami empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika yang merupakan pondasi dalam membangun bangsa.

“Sebagai bagian dari pemuda Indonesia, pemuda Buddhis harus ikut serta menjaga Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, UUD 45, dan NKRI. Pinta politisi PKB dapil Kalbar 1. (3 Februari 2021)

Dimasa pandemi seperti ini Daniel juga mengingatkan agar pemuda Buddhis dan Wihara agar menjadi garda terdepan menjaga prokes 3M (mencuci tangan, memakai masker, menghindari kerumunan). pandemi melanda seluruh dunia terutama Bangsa Indonesia. Hal ini mengakibatkan selama masa pandemi COVID-19, banyak masyarakat yang kehilangan mata pencahariannya dan menjalani kehidupan mereka yang penuh dengan kesulitan.

Alhasil, tingkat kemiskinan di Indonesia semakin meningkat dan kesejahteraan masyarakat semakin menurun, lantaran banyaknya masyarakat yang di PHK maupun mengalami kebangkrutan dalam usahanya.

“Pemuda dan Wihara harus menjadi tauladan dalam menjalankan protokol kesehatan untuk menghadapi pandemi covid-19.” Tegas bang DJ sapaan akrab anggota MPR RI.

Senada dengan pesan Daniel Johan, Bhiksu Mahavira menjelaskan wihara dibawah kepemimpinan beliau senantiasa menjalankan prokes dengan ketat. Diantaranya menyediakan tempat cuci tangan di depa wihara, mengurangi kapasitas umat yang datang ke wihara, dan mewajibkan umat memakai masker untuk masuk wihara. Selain itu juga di lakukan penyemprotan disifektan secara rutin di area wihara untuk menjaga kenyamanan umat saat melaksanakan ibadah.

“Terima kasih Daniel, Suhu sangat tegas dan bawel ke umat untuk menjaga prokes, di depan wihara suhu sediakan tempat cuci tangan, kapasitas umat yang hadir juga hanya 50%, dan harus memakai masker. Kita harus menerima kenyataan saat pandemi sperti ini dan harus menyikapinya dengan bijak.” Ujar Bhiksu Mahavira dalam sambutannya.

Sementara Ari tokoh Pemuda Buddhis menyatakan siap mengemban amanat yang diberikan Daniel Johan untuk turut serta menjaga 4 pilar kebangsaan dan siap terlibat aktif dalam menjaga keutuhan NKRI.

“Kami siap berperan aktif dalam menjaga pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, UUD 45 dan NKRI. 4 pilar kebangsaan ini juga telah menjadi prinsip perggerakan organisasi yang selalu kami tanamkan ke setiap kader diberbagai tingkatan.” Ucap Ari menutup sambutannya.***