Hj. Neneng Hermawati, S.E.,M.A : Berikan Infromasi terkait UU No.1 Th 2020

Ciremai News

Kuningan, Ciremainews – Kegiatan Reses merupakan porses penjaringan Aspirasi yang di sampaikan langsung Oleh Masyarakat kepada Anggota Legislatif dan merupakan Tanggung Jawab Moril yang harus di perjuangkan oleh Anggota Legislatif yang mendapatkan keprcayaan suara dari Masyarakat.
Hj. Neneng Hermawati Anggota Legislatif dari Fraksi PKB melaksanakan kegiatan Reses di Desa Cikubangsasri, Desa Randobawagirang, dan Desa Cilaja dari tanggal 02-07 Juli 2020, saat di wawancara ciremainews.com. Kamis (09/07/2020).
“Kegiatan Reses ini merupakan tangung jawab sebagai Anggota Legislatif yang di berikan kepercayaan oleh masyarakat guna menjaring Aspirasi yang di sampaikan dan harus di perjuangkan” Ujar Umi Neneng sapaan akrabnya.
Dalam kegiatan tersebut Umi Neneng tetap mengingatkan kepada Masyarakat agar tetap menjalankan Protokol Kesehatan d tengah Wabah Pandemi Covid-19, seperti menggunakan masker, jaga jarak saat melakukan aktifitas, cuci tangan menggunakan sabun, menjaga imunitas tubuh dengan rajin berolahraga, makan makanan yang bergizi serta tetap beroda kepada Allah SWT agar di hindarkan dari virus Covid-19.
Tidak hanya itu, Hj. Neneng Hermawati memeberikan informasi terkait UU No.1 th 2020 keputusan bersama 4 Menteri yaitu Menteri Agama, Menteri Kesehatan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, serta Menteri Dalam Negeri.
“Untuk jejang Pendidikan setiap tingkatan tidak boleh ada pembelajaran tatap muka, hanya melalui daring atau pembelajaran jarak jauh melalui Media Aplikasi yang sudah tersedia, sampai daerah tersebut berada di Zona Hijau. Jika sudah termasuk Zona Hijau tetap harus melaksanakan Protokol Kesehatan seperti lingkungan sekolah harus bersih dan steril, mengecek suhu tubuh, memakai masker, jaga jarak tempat duduk siswa, serta membawa makanan dan minuman dari rumah” Paparnya
Hj. Neneng Hermawati memaparkan juga, Dunia Pendidikan yang sudah di buka sekarang adalah Pesantren, karena Pesantren di anggap lebih aman untuk anak-anak belajar karena aktifitas sehari-hari dilaksanakan di pondok, santri tidak boleh keluar dari pondok. Pesantren adalah tempat untuk mencetak generasi penerus bangsa yang handal dan bertaqwa. Anggota Fraksi PKB tentunya akan memperjuangkan insentif guru ngaji yang ada di kampung-kampung, tamir masjid dan lainya. (Ndra)