Membaca Anggaran Covid 19 Kabupaten Kuningan

Ciremai News

Oleh : Badiul Hadi Seknas FITRA


Kuningan, Ciremainews – Covid-19 telah merubah tatanan kehidupan, memakan korban jiwa dan berimplikasi pada ekonomi dan keuangan negara. Dibutuhkan solidaritas melawan COVID-19, dan kolaborasi menjaga uang Negara agar tidak di KORUPSI. Anggaran Negara untuk Covid-19 Anggaran Covid-19 Pada April Rp 405,1 Triliun -> Rp 677,2 Triliun -> Rp 695,2 Triliun. anggaran untuk kesehatan meningkat dari Rp 75 triliun menjadi 87,5 triliun, Perlindungan sosial menjadi Rp 203,9 triliun, insentif sebesar Rp 120,6 triliun dalam bentuk relaksasi perpajakan dan insentif lainnya.
UMKM Rp 123,46 triliun, Koporasi Rp 53,57 triliun, Stimulus ke K/l/Pemda Rp 106,11 triliun Postur APBN 2020, Pendapatan Negara Rp 1.699.948.459.678.000 (satu kuadriliun enam ratus sembilan puluh sembilan triliun sembilan ratus empat puluh delapan miliar empat ratus lima puluh sembilan juta enam ratus tujuh puluh delapan ribu rupiah)
Belanja Negara Rp 2.739.165.851.403.000 (dua kuadriliun tujuh ratus tiga puluh sembilan triliun seratus enam puluh lima miliar delapan ratus lima puluh satu juta empat ratus tiga ribu rupiah)
Pemerintah membuat skenario dana talangan untuk BUMN Rp 19,65 triliun diberikan sebagai dana talangan bagi lima BUMN, yakni PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT Perkebunan Nusantara (Persero), PT Krakatau Steel (Persero) Tbkdan Perum Perumnas.
Anggaran program pemulihan ekonomi nasional (PEN) hingga akhir 2020 yang disetujui Presiden pada Rabu 3 Juni 2020 sebesar Rp 677,2 triliun. Anggaran tersebut lebih besar dari yang tertuang pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2020, yaitu sekitar Rp 641,17 triliun.

Di sini saya akan menjelaskan mengenai postur Anggaran pemerintah daerah, terutama daerah Kuningan sesuai perimntaan dari kawan-kawan LBH NU Kuningan. Pemda Kuningan. Menganggarkan anggaran sebesar 77,000,000,000 dengan rincian sebesar 2 Miliar Untuk RS Linggajati, 3 Miliar Untuk Penunjang Sarpras Pennaganan Covid-19 RSUD 45 Kuningan, 1 Miliar Ruang isolasi warga, 6,65 Miliar untuk Pengendalian dan pencegahan suspect COVID-19 Rp1 miliar dalam perubahan parsial kesatu, parsial kedua menjadi Rp 1,65 miliar dan parsial ketiga Rp 4 miliar sehingga totalnya menjadi Rp 6,65 miliar.
7,5 Miliar Pembelian RS eks Citra Ibu 2 Miliar 5,85 Miliar Perbaikan RS eks Citra Ibu Aktivasi Crisis Center COVID-19 Kuningan serta penyaluran bantuan sosial bagi warga terdampak wabah Corona kemudian per Juni baru terserap Rp 28 Miliar.

Lantas bagaimana biasanya celah korupsi terjadi ?, dari pengalaman korupsi bencana-bencana terdahulu. Praktik korupsi terjadi pada pengadaan barang dan jasa. Kemudian untik bisa memahami hal tersebut diperlukan akses informasi dengan senantiasa mendorong pemda mempublikasi anggaran melalui portal di webstite, hal ini bersandar pada Asas yang menentukan bahwa setiap kegiatan dan hasil dari kegiatan penyelenggaraan negara harus dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat / rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi negara sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku (Pasal 7 Undang-undang 28/1999).