Sikap Komnas HAM Terkait Penyegelan Bakal Pasarean di Curug Goong

Kuningan, Ciremainews-Penyegelan bakal pemakaman keluarga atau pasarean sesepuh Adat Karuhun Urang (AKUR) Sunda Wiwitan di lahan milik pribadi di Curug Goong, Desa Cisantana, Cigugur, Kuningan, oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) atas dasar intruksi DPMP pada Senin, 20 Juli 2020,

Penyegelan dipimpin langsung oleh Kepala Satpol PP Indra Purwantoro, S.AP dengan dikawal ratusan orang yang teridiri dari Gabungan Ormas Islam di Kuningan turut hadir juga MUI kecamatan Cigugur Dengan dasar bangunan bakal pasarean tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Saat ini Masyarakat Adat Karuhun Urang (AKUR) Sunda Wiwitan di Situs Curug Goong, Cigugur, Kuningan, Jawa Barat sudah mengadukan dugaan tindakan kesewenang-wenangan pemerintah daerah setempat ke Komnas HAM dan Komnas Perempuan.

Hal ini diungkapkan Komisioner Komnas HAM Beka Hulung Hapsara, “Paseban Tri Panca Tunggal Sudah mengadu senin lalu, saat ini sedang mempelajari data dan informasi awal yang disertakan dalam pengaduan tersebut.” Mata Beka
Beka begitu panggilannya menuturkan bahwa Komnas akan menindaklanjuti dengan meminta keterangan para pihak seperti Bupati, Kapolres, Gubernur, Kemendagri, Kemendikbud dan Kemenag.

“Komnas HAM Sudah koordinasi juga dengan komnas perempuan dan kantor staf presiden” Jelas Beka
Beka berharap kasus segera selesai, makam dapat diteruskan lagi pembangunannya dan masyarakat memahami makna bangunan tersebut