Cirebonheadline

Tingkatkan Peranan Perempuan  Bupati Imron Membuka Program P2WKSS

CiremaiNews.com, Cirebon,- Guna meningkatkan semangat keadilan gender Bupati Cirebon, H. Imron membuka agenda verifikasi awal Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) 2024, di Desa Karangwangi.

Imron mengatakan, program tersebut bertujuan memberikan perempuan kesempatan dan dukungan untuk meningkatkan diri dan terlibat dalam pembangunan, mencakup aspek pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, dan politik.

“Sampai saat ini, telah terbukti bahwa peranan perempuan dalam pembangunan telah cukup banyak mengalami kemajuan dan keberhasilan,” ujar Imron. Diagenda verifikasi awal program terpadu Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS). Selasa (7/05/2024)

Imron menegaskan bahwa meskipun peran perempuan dalam pembangunan telah mengalami kemajuan, tantangan masih ada, terutama dalam mengubah budaya yang belum sepenuhnya menerima peran perempuan sebagai mitra sejajar pria.

“Walaupun tidak dapat dipungkiri, masih dijumpai permasalahan dan kendala, diantaranya karena masih adanya kultur dan budaya yang belum menerima sepenuhnya peran perempuan sebagai mitra sejajar pria dalam seluruh aspek kehidupan,” sambungnya.

P2WKSS di Desa Karangwangi diprioritaskan untuk mengatasi masalah tersebut, dengan fokus pada pembinaan dan bimbingan kepada kaum perempuan.Dalam upaya mencapai visi Kabupaten Cirebon yang berbudaya, sejahtera, agamis, maju, dan aman.

“Setiap tahun kami menetapkan lokasi P2WKSS berdasarkan kepada desa prioritas dan merupakan desa model percontohan program pemberdayaan perempuan bagi desa-desa lainnya. Seperti tahun sekarang, yakni Desa Karangwangi,” ungkapnya.

Menurutnya P2WKSS menjadi solusi untuk mengurangi kendala pembangunan di tingkat desa. Program ini merupakan prioritas, dengan Desa Karangwangi dipilih sebagai desa model untuk memberdayakan perempuan dan menjadi contoh bagi desa-desa lainnya.

“Salah satu komitmen yang dilakukan pemerintah adalah mendorong percepatan pembangunan di desa, karena indikator keberhasilan pembangunan di satu daerah tertentu dilihat dari keberhasilan pembangunan yang ada di desa,” jelas Imron.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Cirebon, Hj. Eni Suhaeni, menambahkan bahwa P2WKSS ini telah direncanakan oleh Bapelitbangda dan melibatkan berbagai perangkat daerah.

Desa Karangwangi dipilih karena kebutuhan mendesak akan pelatihan bagi perempuan yang ditinggal suami serta dukungan yang dibutuhkan oleh desa tersebut.

“Pemilihan Desa Karangwangi sendiri, karena terkait adanya perempuan yang ditinggal oleh suaminya, kemudian juga termasuk desa yang perlu disupport,” kata Eni.

Tambahnya,dengan harapan agar Desa Karangwangi dapat melampaui prestasi Desa Jatirenggang, P2WKSS menetapkan target yang ambisius. “Keberhasilan program ini bergantung pada kerjasama lintas sektor dari pemerintah, swasta, perguruan tinggi, dan seluruh perangkat daerah untuk menciptakan keluarga yang lebih sehat, sejahtera, dan berdaya,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *