IndramayuJabarnesiaPeristiwa

Tragedi Sungai Cipelang: 2 Anak Meninggal, 2 Selamat di Indramayu

CiremaiNews.com, Indramayu – Tragedi menyayat hati terjadi di Sungai Cipedang, desa Rancajawat, kecamatan Tukdana, kabupaten Indramayu, Jawa Barat pada Jum’at (26/04/24) sore. Empat anak, dengan usia rata-rata 6, 7, dan 12 tahun, ditemukan tenggelam setelah terbawa arus sungai yang deras saat sedang bermain.

Menurut Ardi Supriyadi, kakak korban yang berhasil selamat, keempat anak tersebut sedang bermain di sekitar sungai sekitar pukul 14.00 WIB. Mereka kemudian terbawa arus saat mandi dan berenang di tepi sungai yang airnya meningkat akibat hujan deras dan kiriman air dari sungai-sungai lain di daerah tersebut.

“Saya bersama 2 teman sedang bermain, lalu salah satu dari mereka mengajak bermain di sungai. Kami mandi dan berenang di tepi sungai, tapi tiba-tiba terbawa arus,” kata Ardi.

Warga sekitar, setelah mendengar jeritan minta tolong dari keempat anak itu, segera bergotong royong mencari mereka. Tim SAR yang terdiri dari warga, polsek, dan aparat desa segera turun ke lokasi. Namun, upaya penyelamatan tidak berhasil bagi dua anak, sementara dua lainnya berhasil diselamatkan.

Nama-nama korban yang meninggal dunia adalah Danur Wildan, berusia 6 tahun, dan satu korban lain yang identitasnya belum terungkap. Sedangkan yang selamat adalah Ardi Supriyadi dan seorang anak bernama Johan, yang identitasnya juga belum lengkap terungkap.

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Indramayu, Fattah menegaskan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak-anak, terutama di musim penghujan ini.”Saya menghimbau kepada orang tua agar lebih menjaga serta mengawasi anak-anak jangan sampai bermain disungai apalagi di musim penghujan ini, karena bisa jadi debit air mengalami peningkatan dan arus yang mengalir cukup deras,” ungkapnya.(Firman) ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *