Warga Kuningan Terkepung Kemiskinan, DPR RI Serukan Perubahan

CiremaiNews.com, Kuningan – Tingginya tingkat kemiskinan ekstrem di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, mendapat perhatian serius dari Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Yanuar Prihatin. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat kemiskinan ekstrem di Kuningan mencapai 6,36 persen, dengan jumlah penduduk miskin ekstrem sebanyak 69.090 jiwa.

Kabupaten Kuningan tercatat memiliki persentase penduduk miskin kedua tertinggi di Jawa Barat, setelah Indramayu. Persentase penduduk miskin di Kuningan mencapai 12,12 persen pada data terakhir, menurun dibandingkan dengan dua tahun sebelumnya, yaitu 12,76 persen pada 2022 dan 13,10 persen pada 2021.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Yanuar Prihatin, menyoroti kondisi anggaran di Kabupaten Kuningan yang kurang baik. “Jalan-jalan di Kuningan sepanjang 800 km masih banyak yang rusak, bangunan sekolah di beberapa tempat juga mengalami masalah. Mengapa Kuningan bisa masuk ke dalam wilayah Kabupaten dengan tingkat kemiskinan ekstrem? Kita harus bersama-sama memperbaiki dan mengubah Kuningan menjadi lebih baik,” ujarnya.

Yanuar menekankan pentingnya mengatasi masalah anggaran di Kabupaten Kuningan dengan memahami terlebih dahulu permasalahan yang ada sebelum merumuskan strategi penyelesaiannya. Menurutnya, ada ketidakseimbangan dalam pendapatan asli daerah (PAD) dan pengeluaran, di mana sebagian besar pendapatan berasal dari transfer dana APBN dan bukan dari PAD.

“Sebagian besar anggaran daerah habis untuk belanja operasional seperti gaji pegawai, listrik, bensin, dan pemeliharaan gedung, sehingga belanja modal untuk pembangunan infrastruktur menjadi terbatas. Kita perlu mencari solusi untuk mengatasi keterbatasan ini,” tambah Yanuar.

Selain itu, Yanuar menekankan pentingnya melibatkan warga dalam dialog dan sosialisasi sebelum mengambil keputusan. Dia menyarankan tiga langkah untuk mengatasi masalah anggaran di Kuningan: meningkatkan investasi agar dana dari luar masuk, mengundang lebih banyak orang untuk berbelanja di Kuningan guna menstimulasi ekonomi lokal, dan meningkatkan transaksi perdagangan dengan menjual produk lokal ke luar daerah.

“Dengan pendekatan ini, diharapkan Kabupaten Kuningan dapat mengatasi tantangan anggaran dan memperkuat perekonomian secara berkelanjutan. Kita harus membawa uang dari luar masuk ke Kuningan dalam jumlah yang lebih banyak dari mana sumbernya,” tandas Yanuar.***

Related Posts

Polresta Cirebon Amankan 3 Orang Pengguna Narkoba

CiremaiNews.com, Cirebon,- Jajaran Polresta Cirebon berhasil mengamankan tiga orang pengguna narkoba jenis sabu-sabu dalam operasi yang dilakukan di wilayah Kabupaten Cirebon.

Pj Bupati Cirebon Dukung Implementasi Sertifikat Tanah Elektronik untuk Tingkatkan Keamanan dan Efisiensi

CiremaiNews.com, Cirebon,- Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, menghadiri sosialisasi pencegahan kasus pertanahan melalui implementasi sertifikat elektronik yang diselenggarakan di Hotel Aston Cirebon pada Kamis (11/7/2024). Dalam acara tersebut, Wahyu Mijaya menekankan pentingnya digitalisasi sertifikat tanah untuk meningkatkan keamanan dan efisiensi data pertanahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Polresta Cirebon Amankan 3 Orang Pengguna Narkoba

Polresta Cirebon Amankan 3 Orang Pengguna Narkoba

Pj Bupati Cirebon Dukung Implementasi Sertifikat Tanah Elektronik untuk Tingkatkan Keamanan dan Efisiensi

Pj Bupati Cirebon Dukung Implementasi Sertifikat Tanah Elektronik untuk Tingkatkan Keamanan dan Efisiensi

Jaring Atlit Berprestasi Kabupaten Cirebon Siap Gelar Porkab dan Tarkam

Jaring Atlit Berprestasi Kabupaten Cirebon Siap Gelar Porkab dan Tarkam

PT Kereta Api Indonesia Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis di Jalur Kereta Api Melalui Rail Clinic

PT Kereta Api Indonesia Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis di Jalur Kereta Api Melalui Rail Clinic

KPU Majalengka Coklit Al Mizan, Kiai Maman Ucapkan Apresiasi Jelang Pilkada 2024

KPU Majalengka Coklit Al Mizan, Kiai Maman Ucapkan Apresiasi Jelang Pilkada 2024

Pelantikan Lasqi Nusantara Jaya, Diharapkan Sebagai Media Dakwah Islami

Pelantikan Lasqi Nusantara Jaya, Diharapkan Sebagai Media Dakwah Islami