ODTWA Tenjolayar

Kondisi Umum
TENJOLAYAR merupakan nama sebuah “blok” hutan di wilayah Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC)
Secara Administrasi terletak di Desa Sangkanerang Kecamatan Jalaksana Kabupaten Kuningan Provinsi Jawa Barat
Wilayah berada pada daerah kawasan Pegunungan, Bukit, Lembah & Hutan
Memiliki potensi Panorama Alam yang Indah, Udara Yang Sejuk dan Hewan/Satwa eksotik
Memiliki Curug/Air Terjun yang eksotik
Tidak terlalu jauh dari Kawasan Pemukiman Penduduk ( Sekitar 700 Meter dari rumah terakhir
Ketinggian Lokasi Wisata berada di kisaran 1.250-1.300 MDPL
Sebelum dibangun tempat wisata, sering ada yang berkunjung untuk sekedar bermain atau swafoto
Luas Wilayah yang dikelola sebesar 14 Hektare berdasarkan hasil pemetaan ketika mengajukan izin pengelolaan wisata ke Balai TNGC

Fasilitas yang sudah ada :
Gajebo Besar Kayu 2 lantai
Mushola Kayu ukuran 3 x 3 M
Gazebo Bambu ukuran 3 x 2 M
Embung air curug
Kolam Terapi
Kolam Renang Ukuran 9 x 4 M
Jalan Tangga Berbatu : 75 M
Jalan Batu Cor : 120 M
Saung Tiketing permanen
Toilet Permanen : 2 buah
Toilet Semi Permanen 1 buah
Toilet Kayu dan Bambu : 1 buah
Tempat Bilas Kayu & Bambu: 1 buah
Spot Pandang Selfie atas Pohon
Spot Pengamatan Elang dan hewan lainnya
Jalan Cor Kecil Ukuran 1,2 M Menuju Wisata : 150 M
Jalan Cor Besar 4 M : 200 M (
Track Jalan Alam : 350 M
Jembatan Bambu : 10 M
Rock Garden/Taman Batu Alami

ODTWA Tenjolayar ini adalah merupakan Tempat Wisata Alam yang dibangun dan dikelola atas inisiatif dari pemuda/pemudi desa sangkanerang yang tergabung dalam Karang Taruna Ciremai Muda yang dimotori oleh sdr. Ivan Sofyan, S.Hut sebagai ketuanya. Juga tidak lepas dari peran serta dukungan dari pemerintahan desa sangkanerang. Dimulai pembangunan sejak tahun 2017, dengan modal swadaya dari komponen pemuda/i Karang Taruna yang ingin menggali potensi desa dan ingin ada suatu mainan yang nantiya dapat menghasilkan dan bisa berdampak positif bagi masyarakat dsecara multiplayer effect. Harapannya dengan Wisata Alam nanti akan dapat menyerap tenaga kerja lokal sehingga para pemuda/i tidak banyak yang merantau ke ibu kota, kemudian menumbuhkembangkan ekonomi lokal desa melalui penjualan souvenir wisata, warung, makanan/minuman lokal dll. Saat ini ODTWA Tenjolayar masih berbenah dan telah memulai ui coba pembukaan sejak tanggal 31 Juli 2020 dan rencana akan dilaksanakan selama 7 hari sampai dengan tanggal 06 Agustus 2020, hal ini dilakukan untuk menggali informasi, saran serta masukan dari pengunjung terkait pengembangan ODTWA Tenjolayar kedepan. Dan Alhamdulilah responnya cukup baik selama hari ini sudah banyak pengunjung yang berkunjung dan memberikan review positif bagi kami. Untuk mempermudah penegelolaannya ODTWA Tenjolayar membentuk unit pengelola dengan nama KOMPEPAR CIREMAI INDAH yang juga ssebagian besar beranggotakan dari anggota Karang Taruna dan beberapa masyarakat lokal yang tertarik bersama-sama dalam mengelola Kawasan Wisata Alam di desa Sangkanerang. Kompepar Ciremai Indah ini juga diketuai oleh Sdr. Ivan Sofyan, S.Hut dengan didampingi sekertaris Riki Ardiansyah, S.Hut dan Bendahara Udin Sapudin, Juga Koordinator Pengembangan Wisata Sdr Nandi dan anggota Sdr Jaya, Aidi, Juhari, Hasan, Elis, Rian dan Nunu dan anggota Karang Taruna lainnya.