Sab. Mei 2nd, 2026

Jangan Kendur! Ketua MUI Kuningan Ajak Umat Islam Pertahankan Ibadah Pasca Ramadan

CiremaiNews.com, Kuningan – Memasuki penghujung bulan Ramadan, berbagai kegiatan keagamaan terus digalakkan sebagai pengingat bagi umat Islam akan pentingnya menjaga kualitas iman serta mempererat hubungan sosial. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kuningan, KH Dodo Syarif Hidayatullah, dalam taushiyahnya menekankan bahwa Ramadan bukan sekadar bulan penuh ibadah, tetapi juga ajang pembentukan karakter dan ketakwaan yang harus dipertahankan sepanjang tahun.

“Ramadan merupakan kawah candradimuka orang yang beriman untuk menaikkan kualitas imannya ke level muttaqin, posisi paling mulia di sisi Allah SWT,” ujar KH Dodo Syarif Hidayatullah, Minggu (30/3/2025). Pernyataan ini menegaskan bahwa ibadah yang dijalankan selama Ramadan hendaknya tidak berhenti begitu saja, melainkan terus dijaga dan ditingkatkan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada umat Islam yang telah menjalankan ibadah puasa dengan penuh keimanan dan keyakinan. “Selamat kepada saudara-saudara yang telah berhasil melaksanakan ibadah puasa Ramadan dengan benar dan berkualitas, penuh keimanan dan keyakinan. Allah pasti ampuni dosa-dosa dan memberi pahala yang luar biasa, terlebih jika mendapatkan lailatul qadar,” tuturnya. Hal ini menjadi penyemangat bagi kaum Muslimin untuk terus berupaya meraih keberkahan, tidak hanya di bulan Ramadan tetapi juga di bulan-bulan berikutnya.

KH Dodo menambahkan bahwa semangat ibadah yang telah terbangun selama Ramadan sebaiknya tidak pudar begitu bulan suci berakhir. “Tentu semangat beribadah di bulan Ramadan, serta segala kebaikan yang dilakukan secara maksimal selama bulan Ramadan diharapkan berlanjut pasca Ramadan,” katanya. Menurutnya, tujuan utama kehidupan sebagai hamba Allah adalah konsistensi dalam beribadah dan berbuat baik sepanjang waktu.

Untuk menjaga kualitas ibadah pasca-Ramadan, KH Dodo Syarif Hidayatullah mengimbau umat Islam untuk memperkuat hubungan dengan Allah dengan memperbanyak ibadah dan menjaga kebiasaan membaca Al-Qur’an. “Paska Ramadan, kuatkan hablun minallah, antara lain dengan mengintensifkan ibadah, meneruskan tradisi tadarrus Al-Qur’an, dan meningkatkan kualitas bacaannya,” ungkapnya. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya memahami serta mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari agar ajaran Islam semakin membumi dalam keseharian umat.

Selain hubungan dengan Allah, hubungan antar sesama manusia juga harus terus dijaga. “Eratkan hablun minannas, antara lain dengan memperkuat tradisi silaturahim. Saling memaafkan, saling membantu, dan saling tolong-menolong antar sesama,” pesan beliau. Menurutnya, keharmonisan dalam masyarakat sangat penting untuk menciptakan kehidupan yang rukun dan damai sesuai ajaran Islam yang mengutamakan kebersamaan serta kepedulian terhadap sesama.

KH Dodo juga mengajak umat Islam untuk terus memakmurkan masjid sebagaimana yang dilakukan selama Ramadan. “Paska Ramadan, makmurkan terus masjid sebagaimana makmurnya saat Ramadan dengan salat terawihnya, tadarrusnya, itikafnya, dan berbagi lainnya,” tambahnya. Ia menegaskan bahwa masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah tetapi juga pusat kegiatan keislaman yang dapat mempererat persaudaraan dan meningkatkan pemahaman agama di tengah masyarakat.

Sebagai penutup, KH Dodo Syarif Hidayatullah menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri kepada seluruh umat Islam. “Atas nama keluarga besar MUI Kabupaten Kuningan, mengucapkan SELAMAT IDUL FITRI 1446 H. MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN,” tutupnya. Pesan ini menjadi pengingat bahwa Idul Fitri bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga momentum untuk saling memaafkan dan memulai lembaran baru dengan hati yang lebih bersih.

Berita Terkait