CiremaiNews.com, Kuningan –H+4 proses penyortiran dan pelipatan surat suara Pemilu 2024, dengan 720 tenaga pelipat mengalami kendala keterbatasan ruangan.
Hal itu disampaikan oleh Ketua KPU Kuningan, Asep Budi Hartono mengungkapkan dari total 720 orang yang tercatat, 660 orang hadir. ” Keterbatasan ruangan menyebabkan 40 orang dialihkan untuk menangani surat suara dari kendaraan truk,” ujar Abuhar sapaan akrab Ketua KPU Kuningan, Kamis (11/1/2024).
Dalam proses penyortiran tersebut, tampak hadir Sekda Kuningan, Dr Dian Rachmat Yanuar dan jajaran Forkopimda tengah monitoring proses sortir lipat kertas suara.
“Hari ini saya tidak sengaja bertemu dengan Pak Dandim untuk memantau kegiatan sortir lipat kertas surat suara ini, Alhamdulillah saya didampingi oleh Ketua KPU beserta jajaran komisionernya dan perwakilan dari Bawaslu. Kami, termasuk pihak Polres, hari ini kita mengecek kesiapan dan persiapan terkait Pemilu yang akan dilaksankan pada tanggal 14 Februari 2024 nanti,” ujar Dian.
Selain di BKPSD, sambung Sekda Kuningan, pihaknya mengunjungan beberapa tempat yang difungsikan untuk sortir suara. “Pelipatan kartu suara ini ternyata bukan pekerjaan mudah. Sebab 4,5 juta lembar kertas surat suara yang harus diselesaikan dalam kurun waktu 10 hari dengan melibatkan 630 tenaga kerja, bukanlah hal yang mudah,” kata dia.
Menurutnya penting untuk terus melakukan monitoring guna mengecek kesiapan dalam pelaksanaan pemilu, yang secara umum, berdasarkan penjelasan dari Ketua KPU, proses sortir lipat kertas surat suara berjalan lancar hingga saat ini.
“Dengan manajemen yang kuat dan perencanaan yang matang sangat diperlukan untuk memastikan kelancaran pelaksanaan pemilu,”tandasnya.
Pihaknya berharap berharap sinergitas yang terbangun dapat terus ditingkatkan hingga menjelang pencoblosan dan akhir proses Pemilu 2024.

