Sel. Feb 10th, 2026

Munir Raih Dukungan Mayoritas, Peta Kongres PWI 2025 Kian Mengunci

CiremaiNews.com, Jakarta– Menjelang Kongres Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang akan digelar 29–30 Agustus 2025 di BPPTIK, Komdigi, Cikarang, dukungan terhadap bakal calon Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, terus menguat. Hingga Rabu (20/8), ia mengklaim telah mengantongi dukungan sedikitnya 20 PWI Provinsi.

Arah dukungan tersebut kian jelas dalam rapat konsolidasi bersama para ketua dan pengurus harian PWI Provinsi di Jakarta. Beberapa tokoh yang sebelumnya digadang akan maju juga menyatakan mundur dan memberikan dukungan penuh, di antaranya Zulmansyah Sekedang (mantan Ketua PWI Riau sekaligus Ketua Umum PWI versi KLB 2024), Atal S. Depari (Ketua Umum PWI 2018–2023), dan Johnny Hardjojo (mantan Ketua Departemen Pertahanan PWI Pusat).

Kondisi ini menjadikan Munir, yang kini menjabat Direktur Utama LKBN Antara, sebagai figur dengan dukungan paling dominan dalam suksesi kepemimpinan PWI. Ia menyatakan maju dengan tekad membawa PWI bersatu kembali pasca-dualisme organisasi.

“Bismillah, saya maju untuk membawa PWI bersatu kembali, melakukan rekonsiliasi, sekaligus melakukan konsolidasi organisasi, terutama penguatan PWI di daerah seluruh Indonesia,” ujar Munir, Rabu malam (21/8).

Sebagai mantan Ketua PWI Jawa Timur dua periode sekaligus Ketua Bidang Daerah PWI Pusat, Munir menyebut dirinya memahami denyut organisasi di tingkat daerah. Ia menekankan pentingnya wartawan daerah sebagai ujung tombak kehidupan pers nasional.

Munir menyiapkan sejumlah program dengan fokus pada kepentingan daerah, antara lain konsolidasi organisasi pasca-dualisme, penguatan media lokal, peningkatan kapasitas wartawan melalui uji kompetensi, pelatihan digital, workshop berjenjang, serta digitalisasi kelembagaan PWI.

Meski dukungan terhadap Munir terbilang mayoritas, dinamika kongres kali ini juga memunculkan catatan. Minimnya figur pesaing menimbulkan pertanyaan tentang sejauh mana ruang kompetisi terbuka dalam pemilihan Ketua Umum PWI. Selain itu, latar belakang Munir sebagai pimpinan media negara menimbulkan diskusi mengenai independensi organisasi wartawan dari pengaruh eksternal.

Kongres PWI 2025 di Cikarang akan menjadi momentum penting, apakah konsolidasi besar ini benar-benar menguatkan PWI sebagai rumah besar wartawan, atau justru menutup ruang kontestasi gagasan di internal organisasi.(Mans Bom)***

Berita Terkait