CiremaiNews.com, Cirebon,- Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-96, Korem 063/Sunan Gunung Jati menggelar upacara yang dipimpin oleh Danrem 063/SGJ Kolonel Inf Hista Soleh Harahap di Lapangan Upacara Makorem 063/SGJ, Kota Cirebon, Senin (28/10/2024). Acara ini diikuti oleh anggota Makorem serta berbagai jajaran Satuan Balak Aju.
Dalam upacara ini, Danrem Kolonel Hista Soleh membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga, Ario Simo Nandito Ariotedjo, yang mengingatkan pentingnya semangat persatuan yang diwariskan dari Sumpah Pemuda tahun 1928. “Nilai-nilai persatuan yang diusung oleh generasi Sumpah Pemuda harus terus dijaga untuk memperkuat karakter bangsa Indonesia,” ujarnya. Ia menekankan bahwa di tengah tantangan global dan perubahan yang cepat, semangat ini penting untuk menjaga keutuhan bangsa.
Peringatan Sumpah Pemuda tahun ini mengusung tema “Maju Bersama Indonesia Raya,” yang sejalan dengan harapan pemerintah untuk menjadikan Indonesia Emas pada tahun 2045, sebuah visi yang menggambarkan Indonesia sebagai negara yang makmur dan berpengaruh di tingkat global. “Momentum ini juga bertepatan dengan masa transisi pemerintahan baru yang diharapkan dapat mengarahkan bangsa untuk mencapai target pembangunan jangka panjang,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Menteri Pemuda dan Olahraga dalam sambutannya menyampaikan pentingnya pembangunan kepemudaan sebagai bagian integral dari pembangunan nasional. “Pemuda Indonesia memiliki potensi besar dalam berbagai sektor pembangunan, termasuk dalam mewujudkan agenda global seperti Sustainable Development Goals (SDGs),” ungkap Kolonel Hista, menyampaikan harapan bahwa pemuda dapat berperan aktif sebagai subjek dan objek pembangunan.
Data terbaru Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) menunjukkan bahwa kualitas kepemudaan Indonesia saat ini berada di angka 56,33 persen. Rincian capaian meliputi domain pendidikan 70 persen, kesehatan dan kesejahteraan 65 persen, serta gender dan diskriminasi 53,33 persen. Namun, terdapat tantangan di bidang kesempatan kerja dan partisipasi kepemimpinan yang masing-masing baru mencapai 45 dan 43,33 persen.
Dengan tantangan dan potensi tersebut, peringatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan bangsa. “Pemuda adalah pemilik masa depan, dan mereka menjadi kunci penting bagi tercapainya visi Indonesia yang lebih maju dan sejahtera,” tutup Kolonel Hista Soleh Harahap. (ROBI)

