Kam. Apr 16th, 2026

PKB Peringkat Keempat Survei Poltracking, DPC Kuningan Tegaskan Komitmen “Politik Kehadiran”

CiremaiNews,Kuningan— Tren positif elektabilitas Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di tingkat nasional memantik optimisme di daerah. Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Kuningan, Ujang Kosasih, menegaskan capaian tersebut merupakan wujud kepercayaan publik yang harus dijawab dengan peningkatan pelayanan nyata kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan Ujang merespons hasil survei terbaru Poltracking Indonesia yang menempatkan PKB di posisi keempat dengan tingkat keterpilihan sebesar 8,1 persen. Survei yang dilakukan pada periode 2–8 Maret 2026 itu melibatkan 1.220 responden, dengan margin of error 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Dalam hasil survei tersebut, posisi teratas masih ditempati Partai Gerindra dengan 26,1 persen, diikuti PDI Perjuangan sebesar 15,4 persen dan Partai Golkar dengan 9,0 persen. Sementara itu, di bawah PKB terdapat Partai Keadilan Sejahtera (5,9 persen), Partai Demokrat (5,6 persen), Partai NasDem (5,5 persen), dan Partai Amanat Nasional (2,0 persen).

Ujang menyebut angka elektabilitas tersebut bukan sekadar statistik, melainkan amanah yang harus dijaga. Ia menyampaikan apresiasi kepada 

masyarakat Indonesia, khususnya para simpatisan PKB, atas kepercayaan yang diberikan.

“Capaian ini akan kami jawab dengan kerja nyata. Seluruh kader di Kuningan harus mampu mengonversinya menjadi kerja-kerja sosial dan politik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Terkait peta politik di tingkat lokal, Ujang mengakui hingga kini belum ada rilis resmi mengenai elektabilitas PKB di Kabupaten Kuningan. Namun, menurutnya, tren nasional dapat menjadi barometer strategis sekaligus pemacu semangat untuk memperkuat pergerakan partai di daerah.

Ia menambahkan, penguatan struktur kelembagaan hingga tingkat ranting akan terus dilakukan, bukan semata untuk kepentingan elektoral, melainkan sebagai bagian dari komitmen jangka panjang partai.

Ujang juga kembali menegaskan prinsip “politik kehadiran” yang diusung PKB, yakni memastikan partai selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menjelang pemilu. Salah satu implementasinya adalah penyediaan bantuan transportasi gratis bagi warga yang membutuhkan penanganan medis darurat.

“PKB harus selalu siaga dan hadir untuk masyarakat. Spirit melayani tanpa henti inilah yang akan terus kami kokohkan sebagai DNA perjuangan partai,” pungkasnya.(Tatang Budiman)

Berita Terkait