CiremaiNews,Kuningan- Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Arthestic Universitas Islam Al-Ihya (UNISA) Kuningan akan menggelar Arthestic Short Movie Festival (ASMF) pada Sabtu, 28 Maret 2026, di Kampus UNISA Kuningan. Kegiatan ini menyasar pelajar SMA/SMK sederajat di wilayah Ciayumajakuning sebagai wadah pengembangan bakat non-akademik di bidang sinematografi dan kecantikan.
Ketua Pelaksana UKM Arthestic Firly Dwi Sabrina menjelaskan, ASMF dirancang sebagai ajang kompetisi sekaligus edukasi bagi generasi Z yang memiliki minat di dunia kreatif.
“Kami ingin memberikan panggung bagi para pelajar muda, khususnya di wilayah Ciayumajakuning, agar karya-karya mereka yang selama ini tersimpan di memori ponsel tidak lagi terabaikan, tetapi dapat diapresiasi secara luas,” ujar Firly
Lebih jauh Firly menerangkan festival ini menghadirkan dua agenda utama, yakni Kompetisi Film Pendek dan sesi Beauty Class. Dalam kompetisi tersebut, peserta diminta mengirimkan karya film pendek berdurasi 6–10 menit dengan tema bebas yang relevan dengan kehidupan pelajar, seperti persahabatan, tantangan belajar, maupun mimpi masa depan.
“Penilaian karya akan dilakukan secara profesional dengan melibatkan dewan juri, di antaranya perwakilan senior dari Teater Sado serta pembina UKM Arthestic. Standar penjurian mengacu pada kaidah perfilman untuk memastikan proses apresiasi berjalan objektif dan berkualitas,”terang Firly
Selain kompetisi film, panitia juga bekerja sama dengan Pixy Cosmetic Cirebon untuk menghadirkan sesi Beauty Class eksklusif bagi peserta perempuan. Kegiatan ini akan dipandu oleh beauty expert Dwi Saniyya, yang akan membagikan tips teknik makeup flawless, mulai dari penggunaan base hingga contouring natural, guna meningkatkan rasa percaya diri peserta, baik di depan kamera maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Panitia menetapkan pelaksanaan puncak acara pada 28 Maret 2026, tepat setelah perayaan Lebaran, agar peserta memiliki waktu yang cukup untuk memproduksi karya selama masa libur sekolah tanpa mengganggu kegiatan belajar.
Firly menambahkan selain rangkaian utama, pengunjung juga dapat menikmati fasilitas photobooth serta stand UMKM lokal sebagai bentuk dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif di wilayah Ciayumajakuning.
Melalui kegiatan ini, pihak kampus berharap dapat mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan sekolah-sekolah di Jawa Barat, sekaligus memperkenalkan lingkungan kampus kepada calon mahasiswa baru melalui wadah seni yang inklusif dan inovatif.(Tatang Budiman)

