KUNINGAN— Rentetan hari libur panjang atau long weekend sepanjang bulan Mei 2026 rupanya menjadi angin segar bagi kebangkitan sektor pariwisata di Kabupaten Kuningan. Salah satu destinasi yang sukses meraup “panen” wisatawan adalah Embun Sangga Langit, sebuah kawasan wisata berkonsep perpaduan glamping dan restoran yang membelah keasrian alam Palutungan-Cisantana, Kecamatan Cigugur.
Tak tanggung-tanggung, jumlah pelancong yang singgah di lokasi ini tercatat melesat nyaris 300 persen jika disandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya.
Asisten General Manager Embun Sangga Langit, Haris Winata, tak menampik bahwa fenomena lonjakan ini dipicu oleh banyaknya tanggal merah. “Bulan Mei ini benar-benar panen long weekend. Nyaris setiap akhir pekan disambung dengan libur panjang. Dampaknya, volume kunjungan wisata kami meningkat hingga tiga kali lipat,” ungkap Haris, Sabtu (16/5/2026).

Menariknya, magnet pesona alam pegunungan Kuningan ini tak lagi sekadar menjadi primadona warga lokal atau pelancong asal Jabodetabek. Pergeseran demografi pengunjung mulai terlihat dengan berbondong-bondongnya wisatawan yang datang jauh dari luar Pulau Jawa. Haris mencatat, tamu dari wilayah Bengkulu, Pontianak, hingga Aceh kini menjadikam Embun Sangga Langit sebagai pilihan tempat melepas penat.
Daya pikat utama destinasi ini terletak pada kelihaian pengelola memadukan lanskap alam pegunungan dengan fasilitas kekinian. Pada area restoran, pengunjung dimanjakan dengan aneka olahan live seafood dan ragam kuliner khas Sunda yang dibanderol dengan harga bersahabat, menemani dinginnya udara lereng gunung.
Bagi mereka yang ingin menyatu dengan alam tanpa harus repot merakit tenda, fasilitas glamping menjadi jawaban. Menyesuaikan kebutuhan tren liburan, pengelola menghadirkan tiga tipe penginapan eksklusif: Pindom, Edelweiss, dan yang paling baru, Seruni.
Tipe Pindom didesain intim untuk dua orang dengan fasilitas pendingin ruangan (AC) dan kamar mandi privat berkonsep semi-ruang terbuka. Untuk kelompok berisi empat orang, tipe Edelweiss dengan tambahan water heater dan AC portabel bisa menjadi pilihan.
Namun, bintang utamanya saat ini jatuh pada tipe Seruni. Tipe teranyar ini dirancang bak hotel di tengah alam. Berkapasitas empat orang, Seruni dilengkapi fasilitas kamar mandi dalam, Smart TV, AC, pemanas air, hingga dua ranjang berukuran ekstra. “Tipe Seruni ini memang sengaja kami hadirkan untuk menjawab tingginya permintaan tamu keluarga yang menginginkan kamar mandi di dalam dan kenyamanan lebih maksimal,” jelas Haris.
Untuk memperpanjang durasi kunjungan tamu, kawasan wisata ini terus bersolek. Bulan ini saja, pengelola baru meresmikan fasilitas kolam renang. Kehadiran panggung hiburan, musala estetis berbentuk kubah (dome), kolam ikan, hingga spot adu nyali giant swing dan sarang burung kian melengkapi pengalaman wisata.
Menawarkan sensasi liburan mewah di pelukan alam, tarif glamping di tempat ini dipatok mulai dari Rp650 ribu hingga Rp1,5 juta untuk kapasitas empat orang. Dengan kemudahan reservasi daring melalui WhatsApp, Instagram, situs resmi, hingga berbagai platform wisata online, Embun Sangga Langit bersiap menjadi rujukan utama bagi siapa pun yang mencari ketenangan di sisa libur tahun ini. ***
