CiremaiNews.com, Cirebon,- Budaya menabung di kalangan pelajar Kabupaten Cirebon mendapat perhatian serius. Bupati Cirebon, H. Imron, meresmikan Bank Mini “Kejar” (Rekening Pelajar) di SMPN 1 Arjawinangun, Sabtu (12/7/2025), sebagai bagian dari upaya membangun literasi keuangan sejak usia dini.
Peresmian ini merupakan titik kedua dari total sembilan sekolah yang ditargetkan Pemkab Cirebon untuk memiliki Bank Mini serupa. Bank Mini Kejar menjadi wadah bagi siswa untuk mulai mengenal cara menabung dengan benar, sekaligus belajar mengelola keuangan pribadi.
Bupati Imron menegaskan, menabung bukan sekadar menyisihkan uang, tetapi juga membangun karakter disiplin dalam merencanakan masa depan. “Menabung harus dibiasakan sejak sekolah. Dengan begitu, anak-anak memiliki bekal kebiasaan baik dan kesiapan finansial untuk masa depannya,” kata Bupati di hadapan wartawan. Senin (14/07/2025)
Tidak hanya bagi siswa, orang tua juga diajak aktif terlibat dalam program ini. Menurut Bupati, keterlibatan orang tua penting agar budaya menabung juga tumbuh di lingkungan keluarga. “Jangan sampai uang habis begitu saja, sementara biaya sekolah anak ke depan tidak tersedia,” pesannya.
Peresmian Bank Mini Kejar ini turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, perwakilan OJK, Bank Indonesia, serta Bank Jabar Banten (BJB) sebagai mitra perbankan. Bank Mini di sekolah ini juga terbuka bagi masyarakat umum yang ingin melakukan layanan perbankan seperti pembayaran pajak dan transaksi lainnya.
Dengan dukungan berbagai pihak, Pemkab Cirebon optimis program ini akan memperkuat kesadaran finansial sejak dini dan menjadi investasi berharga bagi masa depan generasi muda Cirebon.
“Intinya kita ingin membentuk karakter disiplin anak dalam hal keuangan. Ini kita dorong terus, dan Pemkab menargetkan sembilan titik Bank Mini di sekolah,” ujar Bupati Imron.

