Jum. Mar 6th, 2026

Berpaculah Meraih Prestasi Terbaik di Bulan Ramadhan yang Penuh Berkah dan Jadilah Juara

CiremaiNews,Kuningan- Bulan Ramadhan sering dianggap sebagai waktu yang berat penuh tantangan fisik dan mental bagi umat muslim. Perubahan pola makan dan tidur dapat memengaruhi konsentrasi serta energi tubuh jika tidak dikelola dengan strategi yang tepat. Namun, dengan tekad yang kuat, untuk tetap menjaga Produktivitas dan menjadi pemenang, sangat mungkin dilakukan karena Ramadhan itu juga disebut juga bulan prestasi karena pada masa Rasululloh shallahu alaihi wasallam, beliau dan sahabatnya tetap beraktivitas dan bahkan menang dalam perang. Kegiatan puasa tidaklah menghalangi seseorang untuk menjadi juara, karena bahkan umat muslim harus menang meraih prestasi melawan hawa nafsu nya di bulan Ramadhan ini, disaat setan setan dibelenggu. Bulan Ramadhan adalah masa ujian bagi hamba Allah dan diharapkan lulus memperoleh  prestasi meraih predikat takwa, sebagai piala yang akan menguntungkan kehidupan di dunia dan juga di akhirat. 

Untuk dapat mencapai prestasi terbaik di bulan Ramadhan, berikut ini adalah kebiasaan yang penulis rangkumkan untuk dapat dilatih dipraktekan sehingga akan menjadi kebiasaan atau habit bagi kita semua menjadi juara berprestasi dunia akhirat, yaitu: 

1. Rutin dan rajin membaca 

Membaca adalah sangat penting merupakan syarat wajib untuk menambah wawasan dan menguatkan/meluruskan suatu pemahaman.  Membaca juga suatu perintah yang ada dalam alquran: “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah yang maha pemurah, yang maha mengajar (manusia) dengan perantara kalam, Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya….”. (QS Al-alaq: 1-5). Dalam ayat tersebut Allah memerintahkan Rosululloh shallahu alaihi wassalam dan seluruh umat manusia untuk membaca. Membaca merupakan salah satu cara yang harus dilakukan bagi manusia agar memperoleh informasi atau ilmu pengetahuan yang diharapkan dengannya ilmu itu akan mendapat petunjuk untuk menjalani kehidupan dengan baik dan dapat mengetahui cara beribadah yang benar kepada Allah sesuai petunjuk Al-quran dan as- sunnah (hadist hadist yang telah ditulis oleh ulama ahli hadist). Dengan memiliki ilmu, seseorang akan menjadi orang sukses yang mampu memanfaatkannya untuk kebaikan dan hal yang bermanfaat. Dalam setiap hari jangan lewatkan untuk membaca alquran dan cobalah membaca tafsirnya selain itu bacalah secara rutin buku pengetahuan umum untuk membuka cakrawala pengetahuan dan wawasan. Salah satu ciri dari orang berprestasi adalah memiliki wawasan yang luas dan itu diperoleh salah satunya dengan cara membaca.

2.Terus perbanyak mencari ilmu dan mengasah keterampilan

Mencari ilmu merupakan kewajiban setiap manusia. Sebagaimana sabda Rosululloh shalallahu alaihi wassalam:“”Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap individu muslim.” (HR Ibnu majah). Tanpa ilmu maka manusia akan sulit untuk dapat menjalani hidup ini dengan baik dan tidak dapat mempersiapkan hal hal yang sebelumnya belum pernah dialami oleh pengalaman sendiri. Ilmu adalah bagian dari petunjuk dan penerang dalam kehidupan seseorang. 

Melatih keterampilan dan kelebihan yang dimiliki bisa dilakukan dengan beberapa cara antara lain: mengikuti pendidikan, pelatihan, dan kursus berkaitan dengan bidang yang ingin kita kuasai. Ilmu pengetahuan dan keterampilan adalah dua hal yang selalu ada pada setiap pemuda yang sukses dan berprestasi.

3.Rutin Berolahraga

Seperti yang kita ketahui, ada istilah pada tubuh yang sehat ada jiwa yang sehat. Agar kita memiliki jiwa/ pikiran yang sehat dan terbuka untuk hal hal baru dan bersemangat meraih sukses, diperlukan tubuh yang sehat tidak berpenyakit. Agar tubuh tetap bugar dan sehat, tentu berolahraga adalah sesuatu yang perlu dilakukan. Untuk melakukan olahraga secara rutin, perlu kedisiplinan diri atau niat yang kuat untuk menerapkan gaya hidup sehat, termasuk asupan makanan minuman yang sehat dan berolahraga secara teratur.  Kita dimotivasi agar kuat sebagai mana firman Allah: “Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya.” (QS al-Anfaal: 60); 3). Keberhasilan dan prestasi dapat lebih mudah dicapai jika kita sehat jasmani dan rohani.

4. Rajin beribadah, dan manage waktu dengan baik 

Beribadah adalah kewajiban dan sekaligus merupakan tujuan utama manusia diciptakan oleh Allah. Sebagaimana firman Allah dalam al-quran: “Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku,” (QS-Az zariyat: 56). Ibadah itu harus ikhlas karena Allah dan sesuai tuntunan Rosululloh shalallahu alaihi wassalam, yakni sebagai bentuk penghambaan kita kepada Allah, agar Allah memberikan kita kebaikan, keselamatan dan kesuksesan dunia dan akhirat. Prosesi ibadah didalamnya juga adalah berdoa, yaitu pengakuan bahwa kita lemah dan meminta pertolongan Allah dalam setiap tindakan dan permohonan kesukseskan: “Maka bermohonlah kepada Ku”. (QS Al Baqarah: 186). 

Memanage waktu adalah salah satu kunci kesuksesan dan mudah meraih prestasi. Karena tanpa memanage waktu untuk hanya mengerjakan kebaikan, kita semua adalah merugi. Sebagaimana dalam alquran: Demi masa (waktu), sesungguhnya manusia benar-benar dalam kerugian,Kecuali orang-orang yang beriman,Beramal saleh (mengerjakan kebajikan), Saling berwasiat dengan kebenaran, Dan saling berwasiat dengan kesabaran. (QS Al-ashr : 1-3). Dalam ayat tersebut, kunci keberuntungan kesuksesan adalah beriman, beramal sholeh, saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran. 

5.Asah dan latih terus kepedulian terhadap sesama manusia

Sebagai manusia, kita perlu menjalin hubungan baik dengan sesame, firman Allah dalam alquran: “Mereka diliputi kehinaan di mana saja mereka berada, kecuali jika mereka berpegang kepada tali (agama) Allah dan tali (perjanjian) dengan manusia,.”.(QS. Ali Imran: 112). Kita diperintahkan untuk tolong menolong dalam kebaikan dan ketakwaan: ”Dan tolong-menolong lah kamu dalam kebaikan dan ketakwaan. Dan janganlah tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwa lah kamu kepada Allah, sesungguhnya siksa Allah sangat berat.” (QS. Al-Maidah:2). 

Melatih kepedulian bisa dengan cara berpuasa, bersedekah, membantu yang terkena musibah dan lainnya: “Barangsiapa yang melapangkan satu kesusahan dunia dari seorang Mukmin, maka Allâh melapangkan darinya satu kesusahan di hari Kiamat. Barangsiapa memudahkan (urusan) orang yang kesulitan (dalam masalah hutang), maka Allâh Azza wa Jalla memudahkan baginya (dari kesulitan) di dunia dan akhirat…” (HR Muslim, HR Ahmad, HR Abu Dawud). Dengan membantu sesame manusia, Allah akan memberikan bantuannya kepada kita, dan itu adalah sebaik baik bantuan adalah dari Allah.   

Sebagai penutup, selain hal diatas, dukungan dari lingkungan dan keluarga atau sahabat terdekat sangat penting dalam  memotivasi pencapaian target kita di bulan Ramadhan ini. Prestasi juara (memperoleh predikat bertakwa, dan manusia yang lebih baik) hanya dapat dicapai melalui niat, ilmu, konsistensi, dukungan keluarga dan teman teman shaleh, disiplin, dan manajemen waktu. Wallahu alam bishawab.

Penulis: Riki Irfan – Dosen Universitas Islam Al-Ihya Kuningan

Berita Terkait