CiremaiNews,Kuningan– Sebuah gudang plastik dilaporkan terbakar di Desa Ciawigebang, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Rabu malam (14/1/2026). Gudang tersebut diketahui milik H. Warsan, warga Dusun Pahing RT 07 RW 01, Desa Cipancur, Kecamatan Kalimanggis.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Kuningan, Andri Arga Kusumah, menjelaskan kronologis kejadian berdasarkan keterangan saksi di lokasi. Salah satu saksi, Abdul Ajid, yang merupakan pegawai gudang, menyebutkan bahwa bangunan gudang berukuran sekitar 12 x 10 meter atau 120 meter persegi.
“Sekitar pukul 20.50 WIB, saksi bersama dua rekannya, Syaiful dan Didin, meninggalkan gudang untuk mencari makan. Saat itu gudang dalam kondisi terkunci dan tidak ada orang di dalam,” ujar Andri
Namun, sekitar 10 menit kemudian, ketika ketiganya kembali ke lokasi, gudang tersebut sudah dalam kondisi terbakar. Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun kobaran api terus membesar.
Melihat kondisi tersebut, saksi kemudian menghubungi UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan.
Menindaklanjuti laporan itu, Andri Arga Kusumah langsung memimpin proses pemadaman dengan mengerahkan 10 personel regu piket (Regu 3) menggunakan dua unit kendaraan pemadam, serta dibantu satu unit water supply milik BPBD Kuningan.
Dalam proses pemadaman, petugas mengalami sejumlah kendala.
“Hambatan utama karena di dalam gudang terdapat banyak bahan yang mudah terbakar, berbahaya, dan beracun. Selain itu, akses suplai air cukup jauh dan terbatas,” katanya.
Meski demikian, api akhirnya berhasil dipadamkan setelah kurang lebih tiga jam proses penyemprotan.
Berdasarkan hasil pendataan dan keterangan para saksi, kebakaran diduga disebabkan oleh arus pendek listrik atau korsleting. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp540 juta.(Tatang Budiman)

