CiremaiNews, Indramayu – Jajaran Polsek Sindang Polres Indramayu bergerak cepat merespon kejadian bencana alam akibat hujan deras disertai angin kencang, di Desa Terusan Kecamatan Sindang, Senin (23/02/2026).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.30 Wib Senin dinihari. Hal itu menyebabkan puluhan rumah warga di Desa Terusan Kecamatan Sindang mengalami kerusakan. 

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Terusan Aipda. Herru Heryanto langsung mendatangi lokasi kejadian pada Senin pagi sekitar pukul 09.00 WIB untuk melakukan pengecekan tempat kejadian bencana, serta melakukan pendataan.

“Warga terdampak paling banyak ada di wilayah RT 04 dan RT 37 Desa Terusan Kecamatan Sindang. Ada 19 rumah warga mengalami rusak ringan hingga berat, akibat kejadian tersebut warga terdampak mengalami kerugian material dan alhamdulillah tidak ada korban jiwa,”paparnya.

Sementara itu Kapolsek Sindang, AKP. Karnala, S.H menyampaikan bahwa kehadiran anggota di lokasi bencana merupakan bentuk pelayanan dan kepedulian Polri terhadap masyarakat yang mengalami musibah.

“Polri, khususnya jajaran Polsek Sindang, Polres Indramayu, berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga membantu warga yang terdampak bencana,” kata Kapolsek Sindang.

Selain itu, sambungnya, kami menghimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan fenomena cuaca yang terjadi, dan segera melapor apabila terjadi keadaan darurat.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata peran Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan Polri dalam membangun kedekatan, kepedulian, serta memperkuat kemitraan dengan masyarakat.

Masyarakat Desa Terusan mengapresiasi langkah cepat Bhabinkamtibmas dan jajaran Polsek Sindang yang segera turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan pendampingan. Kehadiran aparat kepolisian dinilai memberikan rasa tenang bagi korban dan warga sekitar serta menunjukkan bahwa Polri selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi musibah.***

CiremaiNews, Indramayu, – Pemerintah Desa Terusan Kecamatan Sindang sinergi bersama warga gencar melaksanakan fogging untuk mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan penyakit lainnya agar tidak semakin meluas, Selasa (17/02/2026).

Langkah ini merupakan intervensi cepat, terutama saat musim hujan dan ditemukan adanya warga yang terjangkit.

Mewakili Kuwu Desa Terusan, Lurah Daryanto menyampaikan, kegiatan fogging ini sebagai langkah antisipasi dalam upaya pencegahan untuk mengurangi populasi nyamuk Aedes aegypti dan mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Lebih lanjut, katanya, kegiatan ini dilaksanakan di dua titik lokasi yakni di RT 04-RT 05/RW002 Desa Terusan, Kecamatan Sindang. Berdasarkan hasil lab RSUD Indramayu, terdapat salah satu warga yang terjangkit DBD di lokasi tersebut.

“Dikarenakan ada salah satu warga yang terjangkit DBD dengan hasil lab salah satu rumah sakit, maka dilaksanakan fogging ini. Dengan tujuan untuk antisipasi dan pencegahan serta melindungi masyarakat agar tidak ada lagi yang terjangkit penyakit demam berdarah dengue di wilayah kami,” ujarnya pada awak media.

Daryanto menuturkan, kegiatan fogging ini melibatkan tim dari Pemdes Terusan dan masyarakat setempat. Mereka menggunakan mesin fogging untuk menyemprotkan insektisida ke sekitar rumah warga dan halaman sehingga dapat menjangkau area yang lebih luas.

“Kami telah melaksanakan fogging ini dengan durasi selama 3 jam 30 menit, alhamdulillah semuanya berjalan dengan lancar dan sangat baik. Kami juga berterima kasih kepada Kuwu Desa Terusan H. Karyono atas support nya,” tuturnya.

Ia mengimbau segenap masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam mencegah penyebaran penyakit dengan cara menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah ataupun pekarangan masyarakat.

“Karena ini sifatnya untuk antisipasi dan pencegahan dalam pemberantasan sarang nyamuk demam berdarah. Masyarakat diharap tetap waspada terhadap penyebaran nyamuk DBD dan kami berharap semoga tidak ada lagi yang terjangkit,” harapnya.

Warga sekitar wajib tetap melakukan 3M (Menguras, Menutup, Mengubur) untuk memberantas jentik. Pelaksanaan Fogging (pengasapan) ini  untuk mencegah DBD dengan membunuh nyamuk dewasa Aedes aegypti di area pemukiman warga. ***

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.