Ciremainews, Kuningan — Kodim 0615/Kuningan menggelar silaturahmi bersama insan pers dan pihak terkait sebagai upaya memperkuat sinergi dalam mendukung program strategis pemerintah, khususnya swasembada pangan dan penguatan ekonomi nasional.
Komandan Kodim 0615/Kuningan, Letkol Arh Hafda Prima Agung, menyampaikan bahwa Indonesia memiliki karakter wilayah yang beragam sehingga diperlukan penguatan satuan teritorial. Salah satunya melalui penambahan satu batalyon di wilayah Cilimus, Kabupaten Kuningan.
“Indonesia memiliki karakter yang berbeda-beda, sehingga ditambahkan satu batalyon di Cilimus untuk mengawal swasembada pangan,” ujar Letkol Arh Hafda Prima Agung, Jumat (9/1/2025) di Makodim 0615/Kuningan.
Ia menjelaskan, pembangunan batalyon tersebut merupakan bagian dari kebijakan satu kabupaten satu batalyon. Kabupaten Kuningan sebelumnya belum memiliki satuan batalyon sendiri.
“Adanya batalyon di Cilimus memang karena targetnya satu kabupaten satu batalyon. Di Kuningan sebelumnya belum ada,” katanya.
Selain penguatan teritorial, TNI juga berperan aktif dalam membantu percepatan pembangunan nasional, termasuk program pembangunan 1.000 jembatan di berbagai daerah di Indonesia.
“Presiden RI tidak ingin lagi ada anak bangsa yang berangkat sekolah harus berjalan dengan melintasi tambang. Karena itu, TNI ikut membantu pembangunan jembatan agar akses masyarakat lebih layak,” ungkapnya.
Letkol Hafda menambahkan, saat ini Kodim 0615/Kuningan juga melaksanakan pengawasan dan pendampingan Program Koperasi Desa Merah Putih, yang merupakan program murni pemerintah dalam penguatan ekonomi nasional.
“Program Koperasi Merah Putih merupakan bagian dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dalam membantu tugas pemerintah daerah terhadap pembangunan nasional dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Untuk target di Kabupaten Kuningan, hingga Januari ditetapkan pembentukan 10 Koperasi Desa Merah Putih dari total 376 desa dan kelurahan yang ada.
Sementara itu, perwakilan insan pers Maman Bom, mengapresiasi keterbukaan Kodim 0615/Kuningan serta peran aktif TNI dalam mendukung pembangunan daerah.
“Sinergi antara TNI dan insan pers sangat penting agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan transparan terkait program pemerintah,” kata Maman Bom.

