CiremaiNews.com, Kuningan – Sebuah video berdurasi 31 detik yang menunjukkan aksi kurang pantas seorang oknum ASN dari Dinas Kesehatan Kuningan, Jawa Barat, telah viral di media sosial. Dalam video tersebut, oknum ASN yang menjabat sebagai Kepala Bidang tampak asyik berjoget dangdut sambil menyawer uang pecahan lima ribuan kepada emak-emak yang mengerumuninya. Aksi ini terjadi saat ia menghadiri acara ulang tahun koleganya dan segera menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat Kuningan.
Video tersebut memicu beragam reaksi negatif dari warganet dan masyarakat setempat. Banyak yang menilai bahwa tindakan oknum ASN ini mencederai marwah seorang abdi negara yang seharusnya memberikan contoh yang baik kepada publik. Terlebih lagi, aksi tersebut dilakukan dengan mengenakan seragam ASN dan diduga terjadi pada jam kerja, sehingga semakin menambah keprihatinan masyarakat terhadap etika pegawai negeri.
Setelah video itu viral, sejumlah warga mengungkapkan kekecewaan mereka melalui media sosial. Mereka berpendapat bahwa tindakan oknum ASN ini tidak hanya tidak etis, tetapi juga menunjukkan ketidakpekaan terhadap kondisi ekonomi masyarakat yang tengah sulit. Masyarakat merasa bahwa perilaku tersebut seolah menari di atas penderitaan rakyat, yang saat ini sedang berjuang menghadapi berbagai tantangan ekonomi.
Menanggapi kritik yang muncul, oknum ASN tersebut akhirnya meminta maaf dan memberikan klarifikasi di ruang kerjanya. Ia mengklaim bahwa aksinya berlangsung secara spontan dan bertujuan untuk memeriahkan suasana acara. Namun, penjelasan ini tidak sepenuhnya meredakan kemarahan publik, yang merasa bahwa tindakan tersebut tetap tidak pantas dilakukan oleh seorang pegawai negeri.
Kepala BKPSDM Kabupaten Kuningan juga telah memanggil oknum ASN tersebut untuk memberikan klarifikasi dan teguran. Pihak BKPSDM berharap agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang, karena tindakan seperti ini dinilai kurang etis di hadapan masyarakat. Dengan adanya peringatan ini, diharapkan semua ASN dapat lebih berhati-hati dalam bertindak dan menjaga citra baik sebagai pelayan publik.

