Sel. Apr 21st, 2026

PDM Muhammadiyah Kuningan Gelar Musypimda 2026, Dorong Gerakan Dakwah Adaptif dan Berkemajuan

CiremaiNews,Kuningan – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kuningan menggelar Musyawarah Pimpinan Daerah (Musypimda) Tahun 2026 pada Ahad, 6 Sya’ban 1447 Hijriah atau bertepatan dengan 25 Januari 2026 Masehi. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Kuningan dan diikuti jajaran pimpinan PDM, majelis dan lembaga, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), serta unsur Organisasi Otonom Muhammadiyah (Ortom) se-Kabupaten Kuningan.

Musypimda merupakan forum strategis di antara Musyawarah Daerah (Musyda) yang berfungsi sebagai sarana konsolidasi organisasi, evaluasi program kerja, serta perumusan langkah-langkah strategis agar gerakan Muhammadiyah di tingkat daerah tetap relevan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Rektor Universitas Muhammadiyah Kuningan, Dr. apt. Wawang Anwarudin, M.Sc., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada UM Kuningan sebagai tuan rumah Musypimda. Ia menegaskan peran strategis Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), khususnya perguruan tinggi, dalam mendukung gerakan persyarikatan.

“Perguruan tinggi Muhammadiyah tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga pusat pengembangan sumber daya manusia, penguatan nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, kaderisasi, serta pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Sambutan utama disampaikan Ketua PDM Kabupaten Kuningan, Ustadz Dadan Rohmatun Ramdan, Lc. Ia menekankan pentingnya menjaga dinamika gerakan Muhammadiyah agar tidak stagnan di tengah perubahan zaman.

“Air yang diam akan menjadi keruh, sedangkan air yang terus mengalir akan tetap jernih. Muhammadiyah harus terus bergerak, berinovasi, dan melakukan pembaruan agar mampu menjawab tantangan zaman,” tegasnya.

Dalam bidang dakwah, Ketua PDM mendorong penguatan dakwah digital yang digerakkan oleh Majelis Tabligh sebagai respons atas perubahan pola komunikasi masyarakat. Selain itu, pengembangan wakaf digital juga menjadi perhatian serius melalui Majelis Wakaf dengan menjalin kolaborasi strategis bersama Lazismu.

“Pengelolaan wakaf harus transparan, akuntabel, dan mudah diakses publik. Sinergi dengan Lazismu menjadi kunci untuk mewujudkan hal tersebut,” kata Dadan.

Pada aspek kelembagaan, PDM Kabupaten Kuningan merencanakan revitalisasi dan restrukturisasi majelis serta lembaga guna meningkatkan efektivitas kerja organisasi. Penguatan dakwah internal di lingkungan AUM juga menjadi fokus melalui PCM masing-masing, terutama dalam pembinaan kepribadian Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.

Seluruh potensi AUM, mulai dari Universitas Muhammadiyah Kuningan, sekolah-sekolah Muhammadiyah, hingga amal usaha lainnya, diarahkan agar terhubung secara sistematis dengan PCM dan Ortom setempat. Ortom dipandang sebagai ujung tombak kaderisasi dan penggerak dakwah sesuai segmentasi masing-masing.

Musypimda PDM Kabupaten Kuningan Tahun 2026 dipimpin oleh Hermawan, M.Si., selaku Ketua PDM Koordinator Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) serta Lazismu. Jalannya musyawarah berlangsung tertib dan sistematis dengan mengedepankan prinsip kolektif-kolegial yang menjadi ciri kepemimpinan Muhammadiyah.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Ketua PDM Kabupaten Kuningan. Melalui Musypimda ini, diharapkan lahir keputusan dan rekomendasi strategis yang semakin memperkuat peran Muhammadiyah Kabupaten Kuningan sebagai gerakan dakwah dan tajdid yang hadir, dirasakan, serta memberikan solusi nyata bagi masyarakat.(Tatang Budiman)

Berita Terkait