CiremaiNews.com, Cirebon – Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah X Provinsi Jawa Barat mengadakan sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025-2026 di SMAN 3 Kota Cirebon. Sosialisasi ini bertujuan untuk mempersiapkan pelaksanaan SPMB yang akan dimulai pada 10 Juni 2025.
Analisis SPMB dan Koordinator SPMB tingkat KCD X, H Abdul Fatah, menjelaskan bahwa secara umum tidak banyak perbedaan antara PPDB tahun lalu dengan SPMB 2025. Namun, ada beberapa perubahan, seperti pada jalur prestasi dan domisili. “Salah satunya seperti pada jalur prestasi dan domisili,” ujarnya.
Fatah juga menyebutkan bahwa juknis SPMB nanti akan memasukkan saran dan arahan dari Gubernur Jabar, H Dedi Mulyadi. Tujuan sosialisasi ini adalah agar semua pihak memahami secara teknis sehingga ketika SPMB digelar, semuanya sudah siap.
Salah satu perubahan besar yang diterapkan pada SPMB nanti adalah adanya tes masuk berbasis kompetensi untuk calon murid SMA yang mendaftar melalui jalur prestasi. Tes ini bertujuan untuk menciptakan seleksi yang lebih objektif dan terukur.
Pelaksanaan tes jalur prestasi akan berlangsung pada 3-4 Juli 2025, di SMA pilihan pertama dari masing-masing pendaftar. Tes ini hanya berlaku untuk jalur prestasi, baik akademik maupun kejuaraan.
Kuota jalur prestasi SMA Jabar 2025 adalah 30% dari daya tampung sekolah untuk prestasi akademik, sedangkan untuk prestasi non-akademik ditentukan oleh satuan pendidikan.
Jadwal SPMB Jabar 2025 terdiri dari dua tahap. Tahap pertama adalah pendaftaran dan verifikasi pada 10-16 Juni 2025, sedangkan tahap kedua adalah pendaftaran dan verifikasi pada 24 Juni-1 Juli 2025.
Syarat umum SPMB SMA Jabar 2025 meliputi lulusan SMP/sederajat tahun 2025 atau sebelumnya, maksimal usia 21 tahun pada 1 Juli 2025, belum menikah, dan memiliki dokumen-dokumen yang diperlukan.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan semua pihak dapat memahami secara teknis dan mempersiapkan diri untuk pelaksanaan SPMB 2025.

