Video Pegawai MBG Tanpa Sarung Tangan, Satgas Bereaksi

CiremaiNews, Kuningan – Sebuah video aktivitas dapur Program Makanan Bergizi (MBG) di Kabupaten Kuningan memicu gelombang kritik setelah menampilkan seorang pegawai Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) mengolah makanan tanpa sarung tangan, bahkan sambil mengenakan cincin dan jam tangan. Video itu diunggah di akun Instagram resmi @sppg_ciporang pada Kamis (13/11/2025), namun tidak lama kemudian dihapus.

Reaksi keras datang dari warga Kuningan, salah satunya Ratna, seorang ibu rumah tangga yang menilai pelanggaran tersebut sebagai tanda lemahnya pengawasan dapur MBG.

“Padahal yang namanya makanan, apalagi untuk anak-anak, itu wajib memperhatikan kebersihan mulai dari diolah sampai disajikan,” ujar Ratna dengan nada kecewa.

Ia juga mempertanyakan keberadaan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) yang diduga sudah dimiliki dapur tersebut. Menurutnya, praktik di lapangan justru menunjukkan indikasi ketidaksesuaian dengan standar yang seharusnya dipenuhi.

“Jika memang SPPG ini sudah memegang SLHS, ini patut dipertanyakan keabsahan SLHS tersebut. Apakah hanya formalitas saja,” tegasnya.

Ratna mendesak pemerintah daerah maupun instansi terkait untuk mengambil langkah tegas. “Saya minta pemerintah atau pihak terkait mencabut SLHS jika memang terbukti melanggar,” katanya.

Hingga Jumat (14/11/2025), belum ada respons resmi dari Pemerintah Kabupaten Kuningan maupun dari SPPG Ciporang terkait alasan unggahan itu dibuat, bagaimana pengawasan dilakukan, atau tindakan apa yang akan diambil. Saat ditelusuri pada Jumat siang, video tersebut sudah tidak lagi muncul di akun Instagram SPPG.

Namun, Satgas MBG Kabupaten Kuningan akhirnya memberikan penjelasan. Ketua Satgas MBG yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kuningan, U Kusmana, mengonfirmasi bahwa SPPG Ciporang telah mengakui kesalahan mereka.

“Memang SPPG terkait itu sudah dihubungi. Dan memang menerima kekeliruan di dapur,” ujar U Kusmana saat dikonfirmasi di sela kegiatannya, Jumat (14/11/2025).

Menurutnya, apa yang terlihat dalam video tersebut melanggar standar higienitas dasar yang wajib diterapkan oleh seluruh dapur pelaksana MBG.

“Menggunakan jam dan cincin itu tidak diperbolehkan, ditambah tanpa menggunakan sarung tangan,” tegasnya.

Ia menyampaikan kekecewaan karena insiden ini terjadi di tengah tingginya sensitivitas publik terhadap pelaksanaan program MBG, terutama soal kualitas makanan dan kebersihan dapur. Apalagi, unggahan itu berasal dari akun resmi SPPG, sehingga memunculkan pertanyaan tambahan tentang kualitas pengawasan internal mereka.

U Kusmana menegaskan bahwa pihaknya telah memberikan peringatan keras kepada SPPG terkait. Ia mengisyaratkan bahwa sanksi bukan tidak mungkin diterapkan jika pelanggaran kembali terjadi.

“Kalau memang itu terus berulang-ulang, saya kira bisa mungkin untuk dijadikan sanksi,” ujarnya.

Sekda juga meminta seluruh SPPG di Kabupaten Kuningan meningkatkan kedisiplinan dalam menjalankan regulasi dan petunjuk teknis pelaksanaan MBG. “Jangan sampai berulang-ulang terus melakukan kesalahan,” tandasnya.

Di tengah derasnya kritik, publik kini menunggu langkah konkret pemerintah daerah: apakah akan melakukan inspeksi mendadak (sidak), mengevaluasi ulang SLHS, atau memperketat prosedur higienitas di seluruh dapur pelaksana MBG.

Kasus ini menjadi peringatan bahwa transparansi dan pengawasan berlapis mutlak diperlukan dalam program yang menyentuh langsung kebutuhan gizi ribuan anak sekolah di Kabupaten Kuningan.

Related Posts

Wabup Cirebon Jigus, Apresiasi Bantuan Becak Listrik dari Presiden Prabowo

CiremaiNews.com, Cirebon,- Sebanyak 100 pebecak lanjut usia (lansia) asal Kabupaten Cirebon mendapatkan bantuan berupa becak listrik dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Atlet Tarung Darajat Kuningan Raih Emas Kejurnas Kemenpora 2025

Prestasi membanggakan kembali lahir dari dunia olahraga Kabupaten Kuningan. Petarung putri asal Cigugur, Viona Aqila Syafa, sukses mengibarkan nama daerahnya setelah meraih medali emas pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tarung Derajat Pelajar Kemenpora 2025 yang digelar di GOR Pajajaran, Bandung, pada 5–7 Desember 2025.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Wabup Cirebon Jigus, Apresiasi Bantuan Becak Listrik dari Presiden Prabowo

Wabup Cirebon Jigus, Apresiasi Bantuan Becak Listrik dari Presiden Prabowo

Atlet Tarung Darajat Kuningan Raih Emas Kejurnas Kemenpora 2025

Atlet Tarung Darajat Kuningan Raih Emas Kejurnas Kemenpora 2025

Kasus Korupsi Bank BJB Kuningan, RMP Gugat Penetapan Tersangka

  • By admin
  • Desember 6, 2025
Kasus Korupsi Bank BJB Kuningan, RMP Gugat Penetapan Tersangka

UMKM Kuningan Dibekali Pertahanan Digital Hadapi Maraknya Kejahatan Siber

  • By admin
  • Desember 5, 2025
UMKM Kuningan Dibekali Pertahanan Digital Hadapi Maraknya Kejahatan Siber

Tanpa Izin Lingkungan, Alat Berat Arunika Diperintahkan Mundur

  • By admin
  • Desember 5, 2025
Tanpa Izin Lingkungan, Alat Berat Arunika Diperintahkan Mundur

Demokrat Kuningan Tegaskan Soliditas untuk Peta Politik Lokal

  • By admin
  • Desember 4, 2025
Demokrat Kuningan Tegaskan Soliditas untuk Peta Politik Lokal