Jum. Apr 17th, 2026

Momon Suherman : PPP Kuningan Masih Stabil,Solid dan Mempunyai Basis yang Kuat

CiremaiNews,Kuningan- Mantan Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Kuningan, Drs H Momon Suherman, menilai posisi PPP di Kuningan masih relatif stabil dibandingkan daerah lain. Namun, ia mengingatkan pentingnya konsolidasi internal dan penguatan basis akar rumput agar perolehan kursi bisa meningkat ke depan.Hal itu disampaikannya saat berbincang  diruang kerjanya Kamis (9/4/2026). 

Momon yang juga tercatat sebagai anggota DPRD Kuningan selama tiga periode itu menyebut, sejak era Pemilu 1999 hingga sekarang, raihan kursi PPP cenderung stagnan di angka tiga hingga empat kursi.

“Kalau melihat perjalanan dari 1999 sampai sekarang, PPP di Kuningan itu stabil, di kisaran tiga sampai empat kursi. Tidak turun, tapi juga belum naik,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi kader-kader PPP saat ini, khususnya generasi muda, untuk mampu mendongkrak capaian politik partai.

“Saya berharap kader-kader junior ini bisa lebih bekerja keras lagi, supaya ke depan kursi PPP bisa bertambah. Potensinya masih ada, tinggal bagaimana kita mengelolanya saja,” katanya.

Momon menegaskan, kunci utama kebangkitan PPP terletak pada kemampuan merangkul seluruh komponen internal partai hingga ke tingkat bawah. Ia mengingatkan, soliditas organisasi harus dibangun tanpa sekat.

“Semua komponen harus dikonsolidasikan. PPP ini sebenarnya punya basis yang kuat, tinggal bagaimana kita merawat dan menggerakkannya,” ungkap Momon.

Ia juga menyoroti pentingnya pendekatan ke basis tradisional PPP, yakni kalangan pesantren, kiai, dan masyarakat akar rumput yang selama ini menjadi penopang utama suara partai.

“Yang pertama harus dekat dengan pesantren. Di situlah gudangnya basis PPP. Kalau itu digarap serius, saya yakin suara bisa naik,” tegasnya.

Selain itu, Momon mengingatkan agar dinamika internal di masa lalu yang sempat memecah kekuatan partai tidak terulang kembali. Ia mendorong seluruh kader untuk kembali bersatu demi kepentingan bersama.

“Dulu sempat ada perbedaan, bahkan terbelah. Sekarang itu harus disatukan lagi. Harus bisa berdampingan dan bekerja sama,” ujarnya.

Menurutnya, upaya merangkul kembali tokoh-tokoh lama dan kader yang sempat tidak aktif juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat PPP.

“Tokoh-tokoh yang dulu mungkin tidak aktif harus dirangkul lagi. Kalau diajak silaturahmi, dikunjungi, Insyaallah mereka akan kembali dan mau membesarkan PPP,” katanya.

Ia optimistis, jika konsolidasi internal, penguatan basis pesantren, serta pendekatan ke masyarakat dilakukan secara maksimal, maka PPP Kuningan berpeluang meningkatkan perolehan kursi pada kontestasi politik mendatang.

“PPP ini bukan partai baru, sudah punya basis. Tinggal kita perbaiki kekurangan yang kemarin, baik dari struktur maupun pendekatan ke masyarakat. Kalau itu dilakukan, saya yakin ke depan bisa lebih baik,” pungkasnya.(Tatang Budiman)

Berita Terkait