CiremaiNews,Cirebon- Upaya mendorong pengusaha ultra mikro agar naik kelas terus diperkuat melalui program pemberdayaan berkelanjutan. Permodalan Nasional Madani (PNM) kembali menggelar Program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar 2026 di Gedung Gratia, Kota Cirebon, dengan melibatkan sekitar 250 peserta, mayoritas perempuan pengusaha ultra mikro.
Kegiatan bertema “Olah Rasa, Karya Budaya, dan Literasi Keuangan untuk UMKM Berdaya” ini diikuti oleh nasabah PNM ULaMM dan PNM Mekar. Program tersebut menjadi bagian dari komitmen PNM dalam meningkatkan kapasitas usaha sekaligus mendorong kemandirian ekonomi keluarga prasejahtera.
Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama dan penampilan tari topeng dari Sanggar Sekar Pandan sebagai representasi budaya khas Cirebon. Selanjutnya, peserta mengikuti berbagai pelatihan dan praktik usaha, mulai dari seni membatik, pembuatan kerajinan topeng, hingga praktik memasak kuliner khas daerah.
Selain itu, PNM juga menghadirkan edukasi literasi keuangan melalui kolaborasi dengan sejumlah lembaga. Pegadaian memberikan pemahaman tentang tabungan emas, Bank Raya mengedukasi penggunaan tabungan digital dan QRIS, sementara BRINS dan BRI Life menyampaikan pentingnya perlindungan asuransi bagi pelaku usaha mikro. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon turut memberikan edukasi mengenai bahaya pinjaman online ilegal, keamanan transaksi digital, serta pemanfaatan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).
Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, PKU Akbar tidak hanya meningkatkan kapasitas pelaku UMKM, tetapi juga mengangkat kembali budaya lokal.
“Alhamdulillah luar biasa. Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada PNM yang telah menyelenggarakan PKU 2026. Kreativitas dan budaya lokal Kota Cirebon diangkat kembali melalui kegiatan ini. Dengan kolaborasi dan sinergi seperti ini, budaya lokal bisa semakin dikenal luas,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Cirebon akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak guna mendorong kemajuan pelaku UMKM, khususnya perempuan.
Sementara itu, Pemimpin PNM Cabang Cirebon, Erwin Syafriadi, menjelaskan bahwa PKU Akbar merupakan puncak dari rangkaian pembinaan yang secara rutin diberikan kepada nasabah.
Melalui kegiatan ini, PNM berharap para pelaku usaha ultra mikro dapat meningkatkan kapasitas usaha, memperkuat literasi keuangan, serta mengembangkan potensi budaya lokal sebagai nilai tambah produk dan layanan. PNM juga menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program pemberdayaan berkelanjutan guna mendorong kemandirian dan daya saing pengusaha ultra mikro, khususnya perempuan, dalam memperkuat ekonomi keluarga dan daerah.(Tatang Budiman)

