Sen. Jun 8th, 2026

Tangis Haru Sambut Kepulangan Jamaah Haji Asal Kuningan

CiremaiNews, Kuningan – Suasana haru menyelimuti Masjid At-Taufiq Kuningan Islamic Center, Minggu (7/6/2026). Ratusan keluarga menyambut kedatangan jamaah haji asal Kabupaten Kuningan yang tergabung dalam Kloter KJT-08 setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

Sejak siang hari, area Islamic Center dipadati keluarga yang menantikan kepulangan orang tua, pasangan, hingga kerabat mereka. Tangis bahagia dan pelukan hangat pecah saat para jamaah turun dari bus dan kembali bertemu keluarga dalam keadaan sehat.

Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, hadir langsung dalam penyambutan bersama Wakil Bupati Tuti Andriani, unsur Forkopimda, Kementerian Agama Kabupaten Kuningan, tokoh agama, serta keluarga jamaah.

Dalam sambutannya, Dian mengungkapkan rasa syukur atas kepulangan para jamaah dan mendoakan agar seluruh ibadah yang telah dijalankan diterima oleh Allah SWT.

“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Kuningan, kami mengucapkan selamat datang kembali di tanah kelahiran tercinta. Semoga seluruh amal ibadah diterima Allah SWT dan menjadi haji yang mabrur serta hajjah yang mabruroh,” ujar Dian.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026, mulai dari panitia, petugas kloter, Petugas Haji Daerah (PHD), Tim Kesehatan Haji Daerah (TKHD), tenaga medis, hingga para pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan ibadah haji tidak terlepas dari kerja keras dan dedikasi seluruh petugas yang mendampingi jamaah sejak keberangkatan hingga kembali ke tanah air.

Dian mengaku bangga atas sikap para jamaah asal Kuningan selama berada di Tanah Suci. Berdasarkan laporan pimpinan kloter, para jamaah menunjukkan kebersamaan, kepedulian, dan mampu menjaga nama baik daerah.

“Saya mendapat laporan bahwa jamaah Kabupaten Kuningan saling membantu dan menjaga kekompakan selama menjalankan ibadah. Ini menjadi kebanggaan bagi kita semua,” katanya.

Lebih lanjut, Dian mengingatkan bahwa tantangan sesungguhnya bagi para jamaah dimulai setelah kembali ke tengah masyarakat. Ia berharap nilai-nilai yang diperoleh selama berhaji dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Mempertahankan haji mabrur jauh lebih berat daripada pelaksanaannya. Saya berharap para jamaah dapat menjadi teladan di lingkungan masing-masing dengan menjaga nilai kesabaran, keikhlasan, kebersamaan, dan kepedulian,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Kloter KJT-08, Nunung Nurhayati, melaporkan proses kepulangan jamaah berlangsung lancar.

Dari total 445 jamaah dan petugas, sebanyak 444 orang berhasil kembali ke tanah air bersama rombongan dalam kondisi sehat.

“Alhamdulillah seluruh perjalanan pulang berjalan lancar. Kami mengucapkan terima kasih atas doa dan dukungan masyarakat Kabupaten Kuningan selama pelaksanaan ibadah haji,” kata Nunung.

Namun demikian, satu jamaah atas nama Nursih Sumiatsih Suryadi masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit di Jeddah usai menjalani tindakan operasi. Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama pihak kloter mengajak masyarakat untuk mendoakan kesembuhannya.

Di tengah suasana penyambutan, rasa bahagia juga dirasakan keluarga jamaah. Salah satunya Siti Aminah, warga Kecamatan Kuningan, yang sejak siang menunggu kepulangan ibundanya.

“Alhamdulillah rasanya lega sekali. Selama ini kami hanya bisa berkomunikasi lewat telepon. Saat melihat ibu turun dari bus, saya langsung menangis karena bersyukur beliau pulang dalam keadaan sehat,” tuturnya.

Kepulangan jamaah haji Kloter KJT-08 menjadi momen penuh syukur bagi masyarakat Kabupaten Kuningan. Selain menandai berakhirnya rangkaian ibadah di Tanah Suci, kepulangan tersebut juga menjadi awal bagi para haji dan hajjah untuk mengamalkan nilai-nilai kemabruran serta memberikan teladan di tengah kehidupan bermasyarakat.(Tatang Budiman)

Berita Terkait