Sab. Apr 18th, 2026

Dishub Kuningan Siapkan Langkah Strategis Antisipasi Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026

CiremaiNews,Kuningan – Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik dan arus balik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi yang diperkirakan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kuningan, H. Mochamad Nurdianto, S.H., M.Si., menyampaikan hal tersebut saat menjadi narasumber dalam program Jabar Hari Ini yang digelar di Command Center Diskominfo Kabupaten Kuningan, Rabu sore (11/3/2026).

Program yang merupakan kerja sama TVRI Jawa Barat dan Diskominfo Kabupaten Kuningan itu telah berlangsung selama tiga tahun dan dipandu oleh host TVRI Jawa Barat, Amelia Putri.

Nurdianto menjelaskan, Dishub telah melakukan berbagai persiapan sejak dini dengan berkoordinasi bersama Polres Kuningan serta sejumlah instansi terkait untuk memastikan kelancaran lalu lintas selama masa mudik Lebaran.

“Kami telah mempersiapkan pengaturan arus lalu lintas di jalur-jalur strategis yang dilalui pemudik, terutama dari arah Bandung, Bekasi, Cikampek, dan wilayah lainnya. 

Koordinasi dengan Polres Kuningan terus dilakukan agar perjalanan pemudik dapat berlangsung aman dan nyaman,” ujarnya.

Selain pengaturan jalur utama, Dishub juga memberi perhatian khusus terhadap kawasan wisata yang diprediksi mengalami peningkatan kunjungan selama libur Lebaran, seperti Palutungan, Linggarjati, dan Waduk Darma.

Menurutnya, pada musim libur tahun sebelumnya jumlah pengunjung di kawasan Palutungan saja mencapai sekitar 16 ribu orang. Kondisi tersebut mendorong Dishub untuk menyiapkan rekayasa lalu lintas serta jalur alternatif guna menghindari kepadatan kendaraan.

“Kami telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif menuju kawasan wisata, seperti melalui Cisantana, Cipari, serta jalur menuju kawasan Puncak Kuningan. Langkah ini dilakukan agar kepadatan kendaraan dapat terurai dengan baik,” jelasnya.

Dalam upaya meningkatkan keselamatan perjalanan, Dishub juga melakukan pemeriksaan kelayakan kendaraan atau ramp check terhadap bus yang akan beroperasi selama masa angkutan Lebaran. Pemeriksaan meliputi sistem pengereman, lampu kendaraan, hingga kelengkapan teknis lainnya.

“Bus yang telah diperiksa akan ditempel stiker sebagai tanda telah memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan. Ini penting untuk memastikan keamanan pemudik selama perjalanan,” kata Nurdianto.

Selain itu, pengawasan terhadap kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) juga akan diperketat, terutama pada periode H-5 hingga H+4 Lebaran, guna mencegah potensi gangguan lalu lintas serta risiko kecelakaan.

Untuk mendukung pengamanan arus mudik, Dishub Kabupaten Kuningan bersama TNI, Polri, Dinas Kesehatan, dan BPBD akan menyiapkan tujuh titik posko pengamanan. Posko tersebut berada di wilayah Cilimus, Kadugede, Ciawi, Cibingbin, kawasan Tugu Ikan, Taman Kota Kuningan, serta Terminal Tipe A Kertawangunan.

“Di setiap posko terdapat petugas gabungan yang siaga selama 24 jam, termasuk dukungan layanan kesehatan dari puskesmas terdekat agar pemudik dapat memperoleh pelayanan jika terjadi kondisi darurat,” ungkapnya.

Selain pengamanan lalu lintas, Dishub juga menyiapkan kantong-kantong parkir di sekitar kawasan wisata dengan melibatkan masyarakat yang memiliki lahan kosong agar kendaraan tidak menggunakan bahu jalan.

Sebagai bagian dari pelayanan informasi kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Diskominfo juga menyediakan akses pemantauan lalu lintas secara daring melalui kamera pengawas (CCTV) yang dapat diakses masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat membantu pemudik memantau kondisi lalu lintas sebelum melakukan perjalanan.(Tatang Budiman)

Berita Terkait