CiremaiNews, Kuningan – Kinerja Perumda Air Minum (PAM) Tirta Kamuning di bawah kepemimpinan Direktur Dr. Ukas Suharfaputra, M.Si. terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), berbagai aspek usaha hingga pelayanan mengalami peningkatan signifikan sejak ia mulai menjabat pada 8 November 2022, diawali sebagai Plt hingga kini menjadi Direktur definitif.
Dalam kurun tersebut, pendapatan PAM Tirta Kamuning naik dari Rp58,46 miliar pada 2021 menjadi Rp66,53 miliar pada 2024, atau meningkat 13,8 persen. Di sisi lain, efisiensi operasional juga berjalan baik, tercermin dari turunnya biaya operasi dari Rp21,824 miliar pada 2021 menjadi Rp20,855 miliar pada 2022.
“Efisiensi tidak boleh mengurangi kualitas layanan. Justru kami ingin membuktikan bahwa efisiensi dapat berjalan seiring dengan peningkatan kinerja,” ujar Dr. Ukas saat ditemui di Kantor PAM Tirtakamuning. Pada Rabu (26/11/2025) .
Laba perusahaan turut mengalami peningkatan signifikan. Dari Rp5,007 miliar pada 2021, laba naik menjadi Rp6,940 miliar pada 2024, dengan total kenaikan mencapai 38,61 persen.
Hal ini mendorong kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) ikut meningkat, bahkan melonjak 64,7 persen selama masa kepemimpinannya.
Meski PAD sempat menurun pada 2023, Dr. Ukas menegaskan bahwa penurunan tersebut bukan akibat melemahnya kinerja perusahaan, tetapi karena kebijakan pemerintah pusat yang menaikkan tarif PPh Badan dari 11 persen menjadi 22 persen bagi perusahaan dengan pendapatan bruto di atas Rp50 miliar sebagaimana diatur dalam UU No. 7 Tahun 2021.
“Semua PDAM yang pendapatannya sudah menembus di atas Rp50 miliar terkena dampaknya. Jadi bukan karena labanya turun, tetapi karena ada penyesuaian pajak,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa pada tahun berikutnya PAD kembali meningkat seiring pertumbuhan laba perusahaan.
Pada aspek tata kelola dan kesehatan perusahaan, audit BPKP menunjukkan skor kinerja PAM Tirta Kamuning terus naik. Pada 2021 skornya tercatat 3,60, kemudian meningkat menjadi 3,70 pada 2022, 3,76 pada 2023, hingga mencapai 3,81 pada 2024. Selama kepemimpinan Dr. Ukas, peningkatan skor kinerja mencapai 21 persen dan status perusahaan tetap berada dalam kategori“Sehat”.
Peningkatan juga terjadi pada cakupan layanan kepada masyarakat. Jika pada 2021 jumlah sambungan layanan tercatat 52.443 sambungan, maka pada 2024 jumlahnya bertambah menjadi 55.748 sambungan, atau naik 6,30 persen.
“Penambahan sambungan ini menjadi bukti nyata bahwa layanan air bersih semakin meluas dan semakin banyak masyarakat yang dapat menikmatinya,” tutur Dr. Ukas.
Dari sisi ketersediaan air baku, penambahan debit baru juga menjadi salah satu capaian penting. Dalam periode 2023–2024, PAM Tirta Kamuning berhasil menambah total debit sebesar 66,84 liter per detik dari tiga sumber air baru, yakni Cijalatong Cipari, Cibangir, dan Cilukutuk Cileuleuy. Penambahan ini turut memperkuat kapasitas layanan air minum kepada masyarakat.
“Kami tidak hanya berfokus pada peningkatan pendapatan, tetapi juga memastikan keberlanjutan sumber air baku agar layanan tetap stabil,” tegasnya.Dengan rangkaian capaian tersebut, PAM Tirta Kamuning mencatat performa yang secara konsisten membaik dalam tiga tahun terakhir.
Pihaknya menegaskan pihaknya akan terus menjaga komitmen pelayanan terbaik bagi masyarakat. “Kami akan terus berbenah dan meningkatkan mutu layanan. Target kami tetap sama, pelayanan air yang semakin merata dan berkualitas untuk warga Kuningan,” pungkasnya.






