CiremaiNews.com, Kuningan – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuningan beserta tim melakukan kunjungan ke Dusun Wanaasih, Desa Randusari, Kecamatan Cibeureum, merespons keluhan masyarakat terkait polusi udara dan kebisingan di saluran pintu air Bendungan Kuningan pada Selasa (23/12/2024).
Didampingi oleh berbagai instansi terkait seperti Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perikanan, dan Peternakan, Sekda Dian mendengarkan keluhan warga yang mengalami dampak kesehatan dan lingkungan. Salah satu warga, Adi, menyampaikan kesulitan pernapasan dan masalah pada hewan ternak akibat bau menyengat.
Mardiyah juga mengeluhkan dampak polusi terhadap air sumur, menyebabkan kepala pusing dan rasa air yang tercemar. Kepala Desa Tata menginformasikan bahwa 44 rumah atau sekitar 150 warga dari 150 Kepala Keluarga terdampak langsung.
“Langkah sementara sudah dilakukan rapid air atau pengambilan sampel air dari wilayah sekitar, selanjutnya sedang dilakukan uji laboratorium oleh Labkesda untuk mengetahui seberapa besar tingkat pencemarannya. Untuk dampak ke hewan sudah dilakukan pemeriksaan ternak, berikutnya akan dilakukan pemeriksaan mendalam warga yang terdampak,” ungkapnya.
Sekda Dian menyatakan bahwa pemerintah daerah akan melakukan kajian dampak polusi dan berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung. Langkah awal termasuk pengambilan sampel air dan pemeriksaan terhadap ternak. Dian berterima kasih atas dukungan warga dan berharap solusi dapat segera ditemukan.
Sekda mengapresiasi respons cepat dari Kepala Desa dan Camat dalam menanggapi keluhan masyarakat dan berharap langkah-langkah ini akan membawa manfaat bagi semua pihak. Proyek Strategis Nasional juga diakui sebagai dukungan penting untuk menyelesaikan permasalahan ini. Solusi atas keluhan diharapkan dapat segera dicari untuk kesejahteraan bersama. (red)

