CiremaiNews,Kuningan– Pengamat kebijakan publik Kabupaten Kuningan, Sudjarwo atau yang akrab disapa Mang Ewo, menyoroti rencana penyegaran birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan yang mencakup seluruh tingkatan eselon, mulai dari eselon II, III hingga IV.
Menurutnya, kebijakan promosi, rotasi, dan mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam dinamika pemerintahan dan tidak perlu disikapi secara berlebihan. Ia menilai, mutasi jabatan seharusnya tidak dianggap sebagai sesuatu yang sakral apalagi menjadi “momok”( Hal yang menakutkan ) bagi para pejabat yang terdampak kebijakan tersebut.
“Penyegaran birokrasi itu hal biasa dalam organisasi pemerintahan. Tidak perlu dikesankan seolah-olah sesuatu yang menakutkan bagi pejabat yang menjadi objek promosi, rotasi, atau mutasi,” ujar Mang Ewo.
Ia menegaskan, kebijakan tersebut tentu didasarkan pada kebutuhan pimpinan daerah, dalam hal ini duet Bupati dan Wakil Bupati Kuningan, untuk mewujudkan target kerja yang telah diprogramkan.
Mang Ewo juga mengacu pada pernyataan Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, yang sebelumnya menyiratkan bahwa mutasi jabatan akan dilakukan sebelum bulan Ramadan. Jika merujuk pada jadwal tersebut, maka waktu pelaksanaannya diperkirakan tinggal menyisakan Kamis dan Jumat, 11–12 Februari 2026.
Terkait pejabat yang akan terdampak, khususnya di level eselon II, ia menilai hal itu sepenuhnya menjadi kewenangan kepala daerah. “Siapa yang akan ‘tersentuh’ kebijakan mutasi, terutama di eselon II, tentu tersimpan rapi di tangan Bupati. Publik maupun internal birokrasi tidak akan bisa menduga secara pasti siapa dipindahkan ke mana,” katanya.
Lebih lanjut, Mang Ewo mengingatkan agar para birokrat tidak memandang mutasi sebagai bentuk hukuman atau tanda ketidakberuntungan, terutama ketika harus meninggalkan posisi yang selama ini dianggap nyaman atau bergengsi.
“Yang terpenting, birokrat jangan merasa sedang dihukum ketika dipindahkan. Rotasi adalah bagian dari penyegaran organisasi dan bisa menjadi kesempatan untuk menunjukkan kinerja di tempat yang baru,” pungkasnya.(Tatang Budiman)

