Jum. Mar 6th, 2026

Warga Haurkuning Antusias Serbu Gerakan Pangan Murah Diskatan

CiremaiNews,Kuningan– Warga Desa Haurkuning, Kecamatan Nusaherang, tampak antusias memadati kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) atau Padaringan yang digelar, Selasa (24/2/2026). Program yang diinisiasi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kabupaten Kuningan ini menyediakan aneka kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau selama Ramadan.

Kepala Desa Haurkuning, Sartono, menyampaikan rasa syukur atas dipilihnya desanya sebagai lokasi pasar murah tersebut. Ia menilai, pelaksanaan GPM sangat tepat di momentum bulan suci Ramadan.

“Ini momen yang sangat tepat di bulan suci Ramadan. Atas nama warga Desa Haurkuning, kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati,” ujarnya.

Menurut Sartono, program pangan murah sangat dinantikan masyarakat karena menyentuh kebutuhan dasar. Ia juga menegaskan komitmen desa dalam mendukung program ketahanan pangan yang menjadi perhatian pemerintah dari pusat hingga daerah.

“Kami siap mendukung program pemerintah, baik ketahanan pangan, koperasi, maupun program lainnya. Di Haurkuning sudah ada ketahanan pangan berupa ternak kambing sekitar 40 ekor. Kami juga mendapat bantuan pupuk dan bibit kelapa hibrida dari Dinas Pertanian,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Diskatan Kabupaten Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah, M.Si, menjelaskan bahwa pelaksanaan GPM di Haurkuning merupakan hari kedua selama Ramadan. Tahun ini, pihaknya menargetkan 25 kali pelaksanaan GPM.

“Insyaallah dengan dukungan provinsi dan pusat, bisa mencapai minimal 32 kali sehingga setiap kecamatan mendapatkan giliran,” jelasnya.

Selama Ramadan, Diskatan merancang 16 kali pelaksanaan GPM, ditambah satu kegiatan di Pendopo atau Mushola Ar-Rahmat pada 12 Maret mendatang.

Dalam kegiatan tersebut, disediakan 2 ton beras yang dijual Rp60.000 per 5 kilogram, lebih murah dibanding harga pasar sekitar Rp75.000. Daging sapi yang di pasaran mencapai Rp145.000 per kilogram, dijual Rp120.000 per kilogram di GPM.

“Jika ada yang lebih mahal dari harga pasar, tidak usah dibeli. Ini ikhtiar Bapak Bupati agar masyarakat bisa menjalani ibadah puasa dengan tenang,” tegasnya.

Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, mengatakan pemerintah daerah hadir untuk membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga bahan pokok yang kerap terjadi saat Ramadan dan menjelang Idulfitri.

“Biasanya di bulan Ramadan dan menjelang Lebaran harga-harga naik. Maka kami lakukan program ini agar harga lebih terjangkau, supaya ibu-ibu bisa menjalankan ibadah puasa dengan tenang,” ujarnya.

Suasana kegiatan berlangsung hangat. Bupati berinteraksi langsung dengan warga dan secara spontan memberikan bantuan uang belanja kepada sejumlah warga lanjut usia, di antaranya Ibu Cocoh Rukisah, Ibu Kannah (85), dan Ibu Sariah.

GPM (Padaringan) secara resmi dibuka oleh Bupati melalui kerja sama Badan Pangan Nasional, Bulog, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, PKK, serta pelaku usaha lokal.

Salah seorang warga, Siti (50), penjual keripik tempe, mengaku terbantu dengan adanya pasar murah tersebut.

“Alhamdulillah, harga di sini lebih murah. Saya beli minyak, daging, tepung, dan kecap. Sangat membantu untuk kebutuhan Ramadan,” katanya.(Tatang Budiman)

Berita Terkait