Ming. Apr 19th, 2026

Buka Muscab APEKI, PJ Bupati Berharap Kopi Kuningan Bisa Go Internasional

CiremaiNews.com, Kuningan – Selasa (12/12/23) bertempat di Aula Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Asosiasi Petani Kopi Indonesia (APEKI) Kuningan, mengadakan musyawarah cabang guna membahas pertanggungjawaban pengurus lama, serta mengadakan pemilihan Ketua APEKI periode 2023-2028.


Muscab yang dibuka oleh PJ Bupati Kuningan Dr. Drs. H.R. Iip Hidayat, M.Pd, juga di hadiri Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kuningan Dr. Wahyu Hidayah, M.Si, Perwakilan APEKI Jawa Barat, perwakilan pengurus HKTI Kuningan dan Ketua APEKI Kuningan Uun Sunar’un.


Dalam sambutannya Kadis Wahyu menyampaikan laporan terkait perkembangan kopi Kuningan yang begitu pesat dan mulai dilirik oleh para investor, baik lokal maupun luar. Kuningan dengan struktur tanah yang walaupun tidak sama, namun menghasilkan kopi yang memiliki kualitas sangat baik. Kopi-kopi yang ada di Kuningan jenisnya ada Kopi Robusta, Kopi Arabika dan Kopi Liberika yang tersebar hampir 9 kecamatan.


“Kopi Kuningan ini bisa menjadi salah satu sumber ekonomi yang sangat prospektif, hanya saja upayakan untuk lebih dikenalkan ke masyarakat, terutama para petani milenial, biasanya anak muda punya banyak ide segar dalam membuat sebuah terobosan, baik dari branding produk maupun strategi pasarnya,” ujar Wahyu


Sementara itu Pj Bupati Kuningan Dr. Drs. H.R. Iip Hidayat, M.Pd menyampaiakan harapnnya untuk kopi Kuningan,”Optimis kalau kopi Kuningan ini bisa go internasional, namun terlebih dahulu warga Kuningan sendiri harus turut mendukung dengan membeli produknya,” ujarnya dalam pembukaan muscab dan berkesempatan mencoba kopi Kuningan.


Selain itu agenda yang berisi pemilihan Ketua APEKI periode 2023-2028, Dari 3 kandidat yang ada, berhasil terpilih Dadan Muhamad Ramdani, seorang pegiat kopi berasal dari Desa Karangsari Kec. Darma. Dadan dalam penyampaian visi dan misinya, lebih menekankan pada pemberdayaan masyarakat/petani kopi dalam pengembangan dan pengelolan kopi dari hulu sampai hilir.


“Kita upayakan agar kopi Kuningan bisa menjadi produk terbaik, selain itu bisa menjadikan kopi sebagai peluang kerja dalam proses pengolahannya, serta bisa meningkatkan pendapatan para pelaku kopi. Baik petani kopi dan pegiat kopi itu sendiri. Dan menjadikan kopi sebagai edukasi bagi generasi berikutnya,” jelas Dadan


Semoga di tangan anak muda sebagai pemimpin, APEKI Kuningan bisa lebih maju secara merata dan dirasakan manfaatnya oleh khalayak luas. (Vr)

Berita Terkait