Sen. Mei 25th, 2026

Baznas Ciamis Salurkan Bantuan Rp2 Miliar, Peduli Konflik Gaza

CiremaiNews.com, Kuningan – Pemerintah Kabupaten Ciamis turut serta mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi korban konflik di Gaza, Palestina. Bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap para korban konflik di Palestina.

Bantuan kemanusiaan tersebut diserahkan kepada Baznas Provinsi Jabar usai upacara peringatan HUT Korpri, HUT PGRI, dan HGN 2023 di Halaman Pendopo Ciamis, Rabu (29/11/2023).

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya mengumumkan donasi dana kemanusiaan tersebut mencapai Rp2.08 Miliyar. “Alhamdulilah kita semua telah membantu saudara-saudara kita di Palestina. Saya kaget, setelah membuat regulasi melalui surat edaran, responnya sangat luar biasa. Kita berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp2 miliar,” katanya.

Menurutnya salah satu upaya untuk meringankan penderitaan saudara-saudara di Palestina, termasuk bayi, anak-anak, remaja, dan orang tua yang teraniaya.

“Mudah-mudahan saudara-saudara kita di Palestina dapat diberikan kekuatan, keselamatan, dan juga kesehatan. Terimakasih kepada semua yang telah berkontribusi, semoga amal yang diberikan dibalas oleh Allah SWT dengan berlipat kebaikan,” tambahnya

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Baznas Kabupaten Ciamis, KH. Lili Miftah menjelaskan dana tersebut diserahkan kepada Baznas Provinsi Jawa Barat dan selanjutnya ke Baznas RI untuk membantu umat di Palestina.

“Dana sebesar Rp 2 miliar ini hasil gotong royong dari berbagai lapisan masyarakat, menunjukkan kepedulian tinggi terhadap kemanusiaan,” ungkap KH. Lili.

Dalam kesempatan tersebut, KH. Lili Miftah juga mengajak masyarakat untuk terus berdoa agar saudara-saudara di Palestina terhindar dari siksaan dan kebiadaban.

“Melalui mimbar pengajian, kami selalu mendoakan supaya saudara-saudara di Palestina mendapatkan keberkahan dan keselamatan,” tutupnya.

Perlu diketahui, Hingga Senin (27/11), jumlah warga Palestina yang tewas akibat serangan mematikan Istael di Gaza telah mencapai lebih dari 15.000 jiwa, termasuk di antaranya 6.150 anak dan 4.000 perempuan.

Kantor media pemerintah di Gaza juga mengatakan sekitar 7.000 orang hilang di bawah reruntuhan, termasuk 4.700 anak dan perempuan, dar i jumlah korban tewas, terdapat 207 staf medis, 26 anggota tim penyelamat pertahanan sipil dan 70 jurnalis.

Berita Terkait