Sel. Feb 10th, 2026

Bupati Imron Sidak Sampah Liar di Kedawung: Kabupaten Cirebon Harus Bersih

CiremaiNews.com, Cirebon,-; Keprihatinan terhadap persoalan sampah di Kabupaten Cirebon kembali mencuat. Bupati Cirebon, H. Imron, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pembuangan sampah liar di wilayah Kecamatan Kedawung, setelah menerima laporan dari warga.

Sidak ini dilakukan usai Bupati meninjau penataan kabel jaringan telekomunikasi di Jalan Tuparev. Mendapat kabar adanya tumpukan sampah liar di lokasi tak jauh dari situ, Bupati langsung menuju ke tempat kejadian, Selasa (30/06/2025). Setibanya di lokasi, Bupati Imron terlihat kecewa dan geram melihat kondisi tumpukan sampah yang masih saja terjadi meski sudah beberapa kali dibersihkan.

“Ini sudah sering dibersihkan, tapi tetap saja dipenuhi sampah. Sangat disayangkan, karena Kedawung seharusnya bisa jadi contoh kawasan yang bersih dan tertib,” ujar Bupati dengan nada kesal.Selasa (1/07/2025)

Menurut keterangan warga, sampah tersebut diduga dibuang secara sembunyi-sembunyi oleh pedagang nakal pada malam hari. Lebih memperparah keadaan, lahan yang dijadikan tempat pembuangan itu tak diketahui jelas siapa pemiliknya. Warga menyebutkan bahwa lahan tersebut sebelumnya sempat dipagar seng, namun dirusak dan kembali digunakan sebagai lokasi buang sampah liar.

“Tanah ini statusnya tidak jelas. Katanya milik orang luar Cirebon, mungkin dari Jakarta. Tapi karena tidak ada yang mengurus, akhirnya jadi tempat buang sampah seenaknya,” ucap Imron.

Menindaklanjuti temuan ini, Bupati Imron menginstruksikan pihak kecamatan, desa, serta instansi terkait untuk segera mencari solusi permanen. Salah satunya dengan menutup akses ke lokasi tersebut secara tegas, setelah dilakukan pelacakan kepemilikan tanah.

“Kalau bisa kita tutup permanen, tapi tetap harus izin dulu ke pemilik lahan. Jangan sampai kejadian ini terulang terus,” tegasnya.

Bupati juga menekankan pentingnya pengelolaan sampah di tingkat desa. Ia meminta setiap desa mulai membangun sistem pengolahan sampah mandiri agar tidak terjadi penumpukan dan pembuangan sembarangan.

“Kalau tiap desa punya pengolahan sampah sendiri, kita bisa atasi masalah ini dari hulunya. Jangan sampai Cirebon dicap sebagai kota yang kotor,” katanya.

Imron mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Ia mengingatkan bahwa menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama, bukan semata-mata tugas pemerintah.

“Kalau kita semua sadar dan tertib, insyaAllah Cirebon bisa jadi kota yang bersih dan nyaman. Jangan sampai karena buang sampah sembarangan, kota ini rusak dan kehilangan citranya,” pungkasnya.

Berita Terkait