Ciremainews – Dalam upaya memperkokoh nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat, KH. An’im Falachuddin Mahrus memberikan kajian tentang pentingnya menanamkan jiwa dan hati Pancasila di aula PPHM, Kediri. Acara ini dihadiri oleh santri, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen pemuda yang antusias mendalami makna Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, Sabtu (22/02/2025).
Dalam kajiannya, KH. An’im Falachuddin Mahrus menekankan bahwa Pancasila bukan sekadar ideologi negara, tetapi juga merupakan pedoman hidup yang harus tertanam dalam hati setiap individu.
“Pancasila adalah warisan luhur bangsa yang tidak hanya harus dihafal, tetapi juga diamalkan dalam tindakan nyata. Dengan menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam jiwa dan hati, kita akan memiliki karakter yang kuat, jujur, dan berakhlak mulia,” ujarnya.
Beliau juga menyoroti tantangan zaman yang semakin kompleks, di mana arus globalisasi dan modernisasi sering kali mengikis rasa kebangsaan. Oleh karena itu, menurutnya, penting bagi generasi muda untuk memahami dan menerapkan nilai-nilai Pancasila sebagai benteng moral dalam menghadapi berbagai tantangan.
Acara ini mendapat apresiasi dari para peserta. Salah satu santri yang hadir, Ahmad Fauzan, mengungkapkan bahwa kajian ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana Pancasila bukan hanya teori, tetapi juga harus menjadi praktik dalam kehidupan sehari-hari. “Dari kajian ini, saya semakin paham bahwa Pancasila bukan sekadar simbol negara, tetapi juga jalan hidup yang harus kita pegang teguh,” katanya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang memiliki semangat kebangsaan dan mampu menjaga keutuhan NKRI dengan menjadikan Pancasila sebagai pedoman utama dalam bersikap dan bertindak. PPHM Kediri pun berkomitmen untuk terus mengadakan kajian serupa guna memperkuat nilai-nilai kebangsaan di kalangan masyarakat.








