Pemkot Cirebon Tegaskan Perlindungan Hukum untuk Guru

CiremaiNews, Kuningan – Pemerintah Kota Cirebon menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan hukum bagi para guru. Hal itu disampaikan Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, saat membuka Seminar Perlindungan Hukum bagi Guru yang digelar PGRI Kota Cirebon di Hotel Zamrud, Selasa (11/11/2025).Seminar tersebut mengangkat tema “Perlindungan Hukum bagi Guru dalam Mewujudkan Profesionalisme Pendidik melalui Pendekatan Restorative Justice”. Kegiatan ini diikuti para tenaga pendidik, aparat penegak hukum, hingga lembaga perlindungan anak.Dalam sambutannya, Wali Kota Edo menyampaikan apresiasi atas langkah PGRI yang dinilai sangat relevan dengan tantangan profesi guru saat ini.“Perlindungan hukum bagi guru merupakan langkah nyata untuk mewujudkan profesionalisme dan menjaga martabat pendidik,” ujarnya.Edo menegaskan, guru sering menghadapi persoalan kompleks dalam tugasnya, termasuk potensi aduan dari orang tua murid terkait tindakan kedisiplinan. Menurutnya, situasi semacam ini kerap menimbulkan tekanan psikologis bagi guru.“Karena itu, perlindungan hukum adalah hak dasar setiap pendidik,” tegasnya.Pendekatan restorative justice disebut menjadi solusi humanis dalam menyelesaikan persoalan yang melibatkan guru, dengan menekankan dialog dan kesepakatan bersama, bukan sekadar penghukuman.“Melalui cara ini, kita bisa menjaga marwah profesi guru sekaligus memastikan hak anak tetap terlindungi. Pemkot Cirebon akan terus memperkuat perlindungan hukum dan profesionalisme guru,” tambah Edo.Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Kepolisian, Kejaksaan, KPAID, serta LKBH PGRI. Harapannya, seminar ini menjadi momentum membangun lingkungan pendidikan yang aman dan berkeadilan.Sementara itu, Ketua PGRI Kota Cirebon, Eka Novianto, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata perjuangan PGRI melindungi guru dari potensi kriminalisasi.“Banyak kasus guru yang dilaporkan karena persoalan kecil. Kami ingin mewujudkan Cirebon zero kriminalisasi guru, ramah guru dan ramah anak,” ujar Eka.Ia juga menyebut, PGRI telah menjalin kerja sama dengan Kejaksaan dan Kepolisian lewat nota kesepahaman untuk memperkuat perlindungan hukum bagi tenaga pendidik.“Kami berharap setiap masalah antara guru, peserta didik, dan orang tua bisa diselesaikan dengan dialog dan keadilan berkeadaban,” tutupnya.

Related Posts

Wabup Cirebon Jigus, Apresiasi Bantuan Becak Listrik dari Presiden Prabowo

CiremaiNews.com, Cirebon,- Sebanyak 100 pebecak lanjut usia (lansia) asal Kabupaten Cirebon mendapatkan bantuan berupa becak listrik dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Atlet Tarung Darajat Kuningan Raih Emas Kejurnas Kemenpora 2025

Prestasi membanggakan kembali lahir dari dunia olahraga Kabupaten Kuningan. Petarung putri asal Cigugur, Viona Aqila Syafa, sukses mengibarkan nama daerahnya setelah meraih medali emas pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tarung Derajat Pelajar Kemenpora 2025 yang digelar di GOR Pajajaran, Bandung, pada 5–7 Desember 2025.

One thought on “Pemkot Cirebon Tegaskan Perlindungan Hukum untuk Guru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Wabup Cirebon Jigus, Apresiasi Bantuan Becak Listrik dari Presiden Prabowo

Wabup Cirebon Jigus, Apresiasi Bantuan Becak Listrik dari Presiden Prabowo

Atlet Tarung Darajat Kuningan Raih Emas Kejurnas Kemenpora 2025

Atlet Tarung Darajat Kuningan Raih Emas Kejurnas Kemenpora 2025

Kasus Korupsi Bank BJB Kuningan, RMP Gugat Penetapan Tersangka

  • By admin
  • Desember 6, 2025
Kasus Korupsi Bank BJB Kuningan, RMP Gugat Penetapan Tersangka

UMKM Kuningan Dibekali Pertahanan Digital Hadapi Maraknya Kejahatan Siber

  • By admin
  • Desember 5, 2025
UMKM Kuningan Dibekali Pertahanan Digital Hadapi Maraknya Kejahatan Siber

Tanpa Izin Lingkungan, Alat Berat Arunika Diperintahkan Mundur

  • By admin
  • Desember 5, 2025
Tanpa Izin Lingkungan, Alat Berat Arunika Diperintahkan Mundur

Demokrat Kuningan Tegaskan Soliditas untuk Peta Politik Lokal

  • By admin
  • Desember 4, 2025
Demokrat Kuningan Tegaskan Soliditas untuk Peta Politik Lokal