CiremaiNews.com,Kuningan- Upaya memperkuat keterlibatan perempuan dalam politik terus digencarkan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Melalui DPW Perempuan Bangsa Jawa Barat, partai ini menggelar Pendidikan Kader Badan Partai (DIKBAR) yang dipusatkan di Aula Wisma Permata, Kabupaten Kuningan, Jumat (28/11/2025).
Kegiatan tersebut menghadirkan tokoh-tokoh sentral perempuan PKB, mulai dari Ketua DPP Perempuan Bangsa Hj. Rina Sa’adah, Ketua DPW Jawa Barat Hj. Yuningsih, hingga Ketua DPC Perempuan Bangsa Kuningan Hj. Neneng Hermawati. Seluruh rangkaian agenda mendapatkan dukungan penuh dari Ketua DPC PKB Kuningan, H. Ujang Kosasih.
Ketua DPW Perempuan Bangsa Jabar, Hj. Yuningsih, menegaskan bahwa DIKBAR merupakan bagian dari target nasional 100 titik pengkaderan perempuan. Ia menyoroti pentingnya mengubah cara pandang perempuan terhadap politik.
“Stigma politik itu kejam dan keras harus diluruskan. Kami menanamkan semangat bahwa berpolitik adalah ibadah dan sarana mengurus umat. Segala aspek hidup, mulai dari harga sembako hingga layanan kesehatan, ditentukan oleh keputusan politik. Maka perempuan wajib hadir di sana,” tegas Yuningsih.
Ketua DPP Perempuan Bangsa, Hj. Rina Sa’adah, menguatkan bahwa kader perempuan tidak boleh muncul hanya menjelang Pemilu. Ia menekankan bahwa kehadiran perempuan harus berdampak nyata dan berkelanjutan.
“Kami ingin kader perempuan berdampak nyata di semua sektor. Mayoritas pelaku UMKM, petani, dan tenaga kesehatan adalah perempuan. Kader PKB harus hadir memberikan advokasi dan solusi bagi mereka,” ujar Rina.
Fokus penguatan peran perempuan terlihat semakin konkret saat Ketua DPC Perempuan Bangsa Kuningan, Hj. Neneng Hermawati, memberikan mandat langsung kepada 200 peserta yang hadir. Ia mendorong agar kader perempuan memasuki ruang-ruang sosial masyarakat paling dasar.
“Tugas lanjutannya jelas. Masuk ke arisan, PKK, Posyandu, hingga komunitas senam dan pengajian. Edukasi masyarakat bahwa politik adalah keniscayaan,” kata Neneng.
Selain pendidikan politik, Neneng yang juga Anggota DPRD Kuningan menekankan pentingnya pemberdayaan ekonomi berbasis perempuan.
“Kami memfasilitasi UMKM binaan kader perempuan dengan modal dan alat usaha. Bahkan untuk konsumsi kegiatan partai, kami wajibkan mengambil dari produk kader sendiri agar ekonomi mereka berputar,” tambahnya.
Ketua DPC PKB Kuningan, H. Ujang Kosasih, mengapresiasi langkah strategis tersebut. Menurutnya, materi public speaking hingga advokasi yang diberikan akan melahirkan kader perempuan yang tahan banting dan berkualitas.
“PKB Kuningan sangat terbuka. Bagi tokoh perempuan yang ingin berjuang, mari bergabung. Ini adalah wadah pengabdian terbaik,” pungkasnya.






