Ming. Apr 19th, 2026

Mengenal Ridho-Kamdan Melalui Acara Podcast Kupas Melon

CiremaiNews.com, Kuningan – Acara podcast interaktif bertema “Kupas Melon” di Kuningan menjadi sorotan utama bagi masyarakat setempat, terutama bagi calon pemimpin dari pasangan calon (paslon) 02. Diselenggarakan oleh PERTUNI di d’jehans, acara ini bertujuan untuk memberikan platform bagi para calon untuk menyampaikan visi dan misi mereka kepada publik.

Dalam sesi pembuka, Dani, salah satu moderator, menanyakan kepada Rido mengenai visi misi paslon 2. Rido menjelaskan bahwa mereka telah sepakat untuk fokus pada stabilitas masyarakat dan penyelesaian permasalahan yang ada. “Kita tidak mencari pemimpin untuk sandiwara, tetapi untuk memberantas masalah di Kuningan,” tegas Rido, menekankan komitmen mereka terhadap perubahan nyata.

Kamdan, peserta lain dalam diskusi tersebut, menyoroti pentingnya program unggulan untuk meningkatkan daya tarik daerah melalui sektor pariwisata. Ia berpendapat bahwa inovasi dan kreativitas harus menjadi prioritas dalam pengembangan daerah. “Program-program unggulan harus bisa meningkatkan daya tarik daerah kita,” ujarnya.

Diskusi kemudian beralih ke isu lingkungan, khususnya kebijakan terkait iklim hidrolik. Kamdan mengungkapkan pentingnya pendekatan yang komprehensif dalam mengatasi masalah ini. “Kita perlu strategi yang jelas untuk mengatasi permasalahan lingkungan yang ada,” katanya.

Salah satu topik hangat yang dibahas adalah pengelolaan sampah di pedesaan. Kamdan menekankan perlunya pemilahan sampah dan edukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. “Kita harus mendengar, menampung, dan melaksanakan aspirasi masyarakat terkait pengelolaan sampah,” ujarnya.

Acara ini juga membahas tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini. Rido mengajak generasi muda untuk lebih aktif dalam melestarikan budaya lokal sambil tetap beradaptasi dengan teknologi digital. “Anak muda harus menggali potensi positif dan berkontribusi pada masyarakat,” tambahnya.

Isu money politics dalam pemilu juga menjadi perhatian utama dalam diskusi ini. Kamdan mengungkapkan keprihatinannya terhadap praktik tersebut yang dapat merusak integritas pemilu. “Kami perlu langkah konkret agar masyarakat Kuningan mengetahui visi misi calon bupati dan wakil bupati,” tegasnya.

Sebagai langkah awal, Kamdan menyarankan pemasangan baliho di setiap desa untuk meningkatkan kesadaran pemilih tentang calon yang ada. “Dengan cara ini, kami berharap masyarakat dapat membuat keputusan yang lebih baik dalam pemilu mendatang,” ujarnya.

Acara podcast ini menunjukkan komitmen paslon 02 untuk membawa perubahan nyata di Kuningan. Dengan fokus pada partisipasi aktif masyarakat dalam proses demokrasi, mereka berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi semua warga Kuningan.

Berita Terkait