CiremaiNews, Kuningan – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kuningan menggelar dua agenda politik besar sekaligus, yakni Pendidikan Kader Pertama (PKP) dan Musyawarah Anak Cabang (Musancab), di Aula Wisma Permata Kuningan, Minggu (9/11/2025). Sebanyak 538 kader mengikuti kegiatan tersebut dengan semangat tinggi.Ketua DPC PKB Kuningan, H. Ujang Kosasih, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membangun soliditas dan loyalitas internal partai menjelang kontestasi politik ke depan.“PKP adalah agenda wajib sebelum musyawarah. Karena jumlah pesertanya banyak, maka kami bagi menjadi dua kelas dan empat sesi. Setelah itu, baru dilanjutkan dengan Musancab,” ujar Ujang Kosasih di sela kegiatan.Ujang menjelaskan, Musancab akan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) kepengurusan Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) PKB se-Kabupaten Kuningan oleh DPW PKB Jawa Barat. Sebelum dimulai, seluruh peserta yang telah mengikuti PKP akan menjalani prosesi pembaiatan.“Pembaiatan ini sangat penting. Para pengurus yang telah mengikuti PKP dibaiat agar menjadi kader yang betul-betul loyal, militan, dan siap bekerja untuk kepentingan masyarakat atas nama partai,” tegasnya.Dalam kesempatan tersebut, Ujang juga menyoroti dua target utama kegiatan tersebut. Pertama, penguatan ideologi dan loyalitas kader terhadap partai serta pimpinan.“Target pertama adalah agar pengurus PKB di semua level, termasuk kecamatan, memiliki militansi dan loyalitas seratus persen untuk partai dan seratus persen untuk pimpinan PKB,” ungkap Ujang.Adapun target kedua, lanjutnya, adalah penerapan nilai-nilai dan materi pendidikan kader di kehidupan sosial politik masyarakat.“Apa yang disampaikan para instruktur, baik soal ke-PKB-an, ke-NU-an, maupun kehidupan sosial keagamaan, diharapkan bisa diimplementasikan oleh para kader di lapangan,” tandasnya.Pantauan di lokasi menunjukkan ratusan kader PKB Kuningan antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan selama dua hari. Acara ditutup dengan semangat kebersamaan dan optimisme kader menghadapi dinamika politik ke depan.






