Salah satu keniscayaan dalam kehidupan adalah adanya awal dan akhir dalam setiap aspek. Ini berlaku juga bagi masa purna bakti dari berbagai profesi, termasuk bagi aparatur sipil negara. Khususnya, bagi anggota Perkumpulan Juang Kencana (JUKEN) yang berfokus pada Keluarga Berencana dan kesehatan reproduksi.
Perkumpulan Juang Kencana, yang awalnya dikenal sebagai Paguyuban Juang Kencana (PJK), didirikan pada 11 Agustus 2000. Tujuan utamanya adalah menghimpun pegawai pensiunan BKKBN dari berbagai lembaga lain untuk membentuk wadah sosial kemasyarakatan. Meski awalnya sederhana, seiring waktu nama organisasi berubah menjadi Perkumpulan Juang Kencana (JUKEN), dan keanggotaannya kini meluas untuk mencakup tokoh-tokoh luar lembaga KB yang aktif.
Pada HUT ke-24 JUKEN, penting untuk melakukan refleksi dan menilai potensi yang belum sepenuhnya dimanfaatkan. JUKEN memiliki dua aspek penting dalam pengembangan organisasinya: potensi dan komitmen. Potensi JUKEN meliputi keilmuan, pengalaman, dan jejaring, sementara komitmen terdapat pada semangat juang setiap anggotanya. Manajemen dan operasional JUKEN dilakukan melalui pendataan, pembentukan kepengurusan, koordinasi, serta pelaksanaan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Namun, tantangan tetap ada, terutama dalam hal kemitraan dan koordinasi dengan berbagai pihak. Untuk itu, perlu upaya koordinasi, integrasi, dan sinkronisasi agar kegiatan dan program dapat berjalan dengan efektif. Program-program yang dijalankan termasuk Pendewasaan Usia Perkawinan, Pengaturan Kelahiran, Ketahanan Keluarga, dan lainnya, dilakukan dengan metode penyuluhan, pelayanan, pembinaan, serta pencatatan dan pelaporan.
Secara yuridis formal, JUKEN di Kabupaten Kuningan telah dikukuhkan dengan SK Kepala DPPKBP3A Kab. Kuningan dan terdaftar sebagai ormas resmi. Dengan dasar Pancasila dan UUD 1945, serta prinsip kebersamaan, kemanfaatan, dan sukarela, JUKEN bertujuan untuk memupuk silaturahmi, mendukung program Bangga Kencana, serta meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat.
Melihat perjalanan JUKEN selama 24 tahun, penting untuk mengingat kontribusi para pejuang Keluarga Berencana di masa lalu. Selamat HUT ke-24 JUKEN, semoga semakin eksis, memberikan warna dalam kemitraan, dan penuh berkah dalam perjalanan.
Penulis adalah Drs. D. Rusyono, M.Si.
Anggota Juang Kencana & Mengajar pada STIKes Kuningan

