CiremaiNews, Indramayu — Pemerintah Kabupaten Indramayu melantik Kuwu terpilih hasil Pemilihan Kuwu Serentak Kabupaten Indramayu masa jabatan 2026–2034 dalam upacara pengambilan sumpah dan pelantikan yang digelar di Pendopo Kabupaten Indramayu, Kamis (12/2/26).

‎Sebanyak 138 Kuwu, resmi dilantik untuk masa jabatan delapan tahun. Prosesi pelantikan diawali dengan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim yang dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara, penyematan tanda jabatan, serta penyerahan petikan Surat Keputusan.

‎Dalam sumpah jabatannya, para Kuwu berikrar untuk menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, jujur, adil, serta setia mengamalkan dan mempertahankan Pancasila, menegakkan Undang-Undang Dasar 1945, kehidupan demokrasi, dan seluruh peraturan perundang-undangan yang berlaku bagi desa, daerah, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

‎Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia Pemilihan Kuwu Serentak Tahun 2025 di semua tingkatan yang telah bekerja keras sehingga seluruh tahapan, mulai dari pemilihan hingga pelantikan, dapat berjalan lancar, aman, dan sukses.

‎Bupati Lucky juga menyoroti keberhasilan pelaksanaan pemilihan Kuwu secara hybrid yang berlangsung kondusif tanpa permasalahan berarti. Menurutnya, pelantikan 138 Kuwu merupakan simbol amanah besar untuk melayani masyarakat secara langsung, dengan tantangan yang semakin kompleks, termasuk menyeimbangkan pembangunan dan kebutuhan masyarakat di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

‎”Pentingnya sinergi antara Kuwu dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Pemerintah Pusat, khususnya dalam mendukung Asta Cita pembangunan, terutama pembangunan desa sebagai basis pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan. Diharapkan, para Kuwu berpikir terbuka, inovatif, dan fokus pada upaya nyata meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

‎Selain itu, Bupati Lucky juga mengingatkan pentingnya tertib administrasi desa agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari, serta menciptakan iklim yang kondusif bagi masuknya investasi di Kabupaten Indramayu.

‎Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lucky turut menyampaikan duka cita atas wafatnya Kuwu Sukasari, Kecamatan Arahan, Tarsitem, pada 2 Januari 2026 sebelum pelantikan dilaksanakan, dan mengundang keluarga almarhumah secara langsung untuk berbelasungkawa.

Bupati mengajak seluruh Kuwu untuk bersama-sama membangun Kabupaten Indramayu yang lebih religius, berorientasi pada ekonomi kerakyatan, ramah lingkungan, aman, nyaman, serta menjunjung tinggi nilai gotong royong. Bupati juga membuka ruang komunikasi dan diskusi antara Kuwu dengan Bupati dan Wakil Bupati demi kemajuan desa dan daerah.

‎Rangkaian kegiatan pelantikan ditutup dengan penyerahan penghargaan Lomba Desa Anugerah Gapura Sri Baduga Tahun 2025, dengan Desa Krasak Kecamatan Jatibarang sebagai juara I, Desa Haurgeulis Kecamatan Haurgeulis sebagai juara II dan Desa Mundakjaya Kecamatan Cikedung sebagai juara III.

‎Pelantikan tersebut dihadiri Wakil Bupati Indramayu Syaefudin, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Barat Ade Afriandi, unsur Forkopimda Indramayu, Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu, Ketua TP PKK Kabupaten Indramayu, Plt. Kepala DPMD Kabupaten Indramayu, serta para camat se-Kabupaten Indramayu.***

banner 468x60

CiremaiNews.com. Indramayu, – Pelantikan dan pengukuhan Bunda PAUD, Bunda Literasi, Pengurus Pokja Bunda PAUD, Penggerak Literasi, serta Ketua TP PKK dan Ketua TP Posyandu Kecamatan se-Kabupaten Indramayu menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam memperkuat pondasi pembangunan manusia sejak usia dini.

‎Kegiatan yang digelar di Pendopo Kabupaten Indramayu ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran perempuan dalam bidang pendidikan, literasi, kesehatan, dan kesejahteraan keluarga melalui sinergi antarorganisasi masyarakat dan pemerintah daerah pada Kamis, (09/10/2025). 

‎Dalam kesempatan tersebut, Bupati Indramayu Lucky Hakim secara resmi mengukuhkan Ida Nuryani sebagai Bunda PAUD sekaligus Bunda Literasi Kabupaten Indramayu. Selain itu, Bunda Sonia dilantik sebagai Ketua Pokja Bunda PAUD Indramayu, dan Lilis Yuningsih sebagai Ketua Penggerak Literasi Kabupaten Indramayu periode 2025–2030.

‎Prosesi pengukuhan ditandai dengan penyematan selempang oleh Bupati Indramayu serta penandatanganan berita acara oleh Ketua TP PKK Kabupaten Indramayu dan secara simbolis Ketua TP PKK Kecamatan Haurgeulis.

‎Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim menyampaikan, kegiatan ini bukan sekadar pelantikan, melainkan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indramayu.

‎“PAUD merupakan pendidikan paling dasar yang menentukan arah tumbuh kembang anak. Tidak mudah mendidik anak kecil karena mereka jujur dan membutuhkan pendekatan kreatif agar tertarik belajar. Karena itu, kami mengandalkan Bunda PAUD untuk menanamkan nilai-nilai dasar, kemandirian, dan karakter sejak dini,” ujarnya.

‎Bupati Lucky juga menegaskan pentingnya sinergi antara Bunda PAUD, PKK, dan Posyandu dalam menjaga kualitas tumbuh kembang anak-anak Indramayu, terutama melalui edukasi gizi, kesehatan, dan pola hidup sehat. Menurutnya, pendidikan dan kesehatan usia dini menjadi fondasi penting untuk mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan bugar. 

‎“Selamat untuk bunda-bunda yang telah dilantik. Kehadiran ibu-ibu semua menjadi harapan besar untuk menjadikan Indramayu lebih maju dan sejahtera,” tambahnya.

‎Sementara itu, Ketua TP PKK sekaligus Bunda PAUD dan Bunda Literasi Kabupaten Indramayu, Ida Nuryani, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia menyebut, amanah ini merupakan tanggung jawab besar yang akan dijalankan dengan penuh dedikasi.

‎“Pelantikan ini bukan hanya seremonial, tetapi wujud komitmen bersama untuk mendukung visi Indramayu REANG melalui pendidikan, literasi, dan pemberdayaan keluarga,” ucapnya.

‎Ida juga menekankan pentingnya peran Bunda PAUD dan Bunda Literasi dalam menumbuhkan budaya membaca di keluarga dan masyarakat. Melalui program PKK, perempuan diharapkan menjadi motor penggerak dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga di berbagai bidang, mulai dari kesehatan, pendidikan, ekonomi, hingga lingkungan. Ia juga mengingatkan, Posyandu memiliki fungsi yang luas, tidak hanya dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

‎Dengan kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat, diharapkan seluruh program yang dijalankan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat Indramayu.***

CiremaiNews.com.Indramayu, – Suasana dipenuhi semangat kebersamaan saat sebanyak 17 stan dari Kabupaten/Kota anggota KUNCI BERSAMA resmi dibuka di Sport Center Indramayu pada Rabu malam (08/10/2025).

‎Stan-stan tersebut menjadi bagian dari Pameran Produk Unggulan KUNCI BERSAMA, salah satu rangkaian kegiatan Pekan Olahraga dan Seni Antar Daerah Perbatasan (PORSENITAS) XII Tahun 2025 yang digelar di Kabupaten Indramayu mulai 8 hingga 12 Oktober 2025.

‎Pameran ini diikuti oleh 10 Kabupaten/Kota anggota KUNCI BERSAMA yang menampilkan beragam potensi dan produk unggulan daerah masing-masing. Selain pameran produk antardaerah, kegiatan ini juga menghadirkan 20 stan Pameran Pembangunan dari perangkat daerah (SKPD) Kabupaten Indramayu yang menampilkan berbagai inovasi, produk lokal, serta layanan publik untuk masyarakat.

‎Tak hanya itu, sebagai rangkaian Hari Jadi Indramayu ke-498, terdapat 150 stan Pasar Rakyat yang melibatkan masyarakat dan pelaku UMKM lokal, menjadikan pameran ini tidak hanya sebagai ajang promosi potensi antardaerah, tetapi juga sebagai sarana memperkuat ekonomi kerakyatan.

‎Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparra) Kabupaten Indramayu, Ahmad Syadali selaku Ketua Pelaksana PORSENITAS Kabupaten Indramayu dalam laporannya menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antardaerah sekaligus memperkenalkan potensi dan hasil pembangunan di masing-masing wilayah anggota KUNCI BERSAMA.

‎“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Semoga melalui pameran ini, silaturahmi antardaerah makin erat dan membawa manfaat bagi masyarakat,” harapnya.

‎Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar selaku Ketua Sekretariat KUNCI BERSAMA yang diwakili oleh Sekretaris Sekretariat, Maman Suparman dalam sambutannya dia menjelaskan, masing-masing Kabupaten/Kota memiliki 10 produk unggulan yang dapat menjadi referensi dan bahan pertukaran pengalaman dalam meningkatkan kualitas serta strategi pemasaran. Maman juga menyampaikan, pameran ini mendorong banyak transaksi ekonomi yang berdampak langsung bagi para pelaku UMKM.

‎”Setiap pelaksanaan selalu kami evaluasi dan terbukti memberikan dampak positif, terutama dalam mempromosikan produk unggulan daerah. Melalui pameran ini, produk-produk unggulan daerah bisa lebih dikenal oleh masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga memberi hiburan bagi masyarakat dan menggairahkan sektor ekonomi lokal,” jelasnya.

‎Dalam kesempatan yang sama, Bupati Indramayu Lucky Hakim menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang menjadi ajang mempererat kerja sama antardaerah dan sebagai wadah untuk mempererat persaudaraan, bertukar ilmu, serta memasarkan produk unggulan masing-masing daerah.

‎Bupati Lucky berharap kegiatan ini dapat memberi dampak ekonomi positif melalui peningkatan perputaran uang dan promosi UMKM lokal. Dengan mengusung tema ‘Informasi dan Pelayanan’, Bupati menegaskan pentingnya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui kegiatan yang edukatif dan menghibur.

‎“Atas nama Pemerintah Kabupaten Indramayu, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan ini dapat berlangsung lancar dan tertib. Mari bersama-sama kita membangun Indramayu yang REANG – Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong,” tutupnya.

‎Usai sambutan, Bupati dan Wakil Bupati Indramayu bersama jajaran anggota KUNCI BERSAMA melakukan kunjungan ke sejumlah stan pameran produk unggulan dan pameran pembangunan SKPD Indramayu. Bupati Lucky dan Wabup Syaefudin meninjau langsung kreativitas dan inovasi yang ditampilkan oleh para peserta dari berbagai daerah.***

CiremaiNews.com, INDRAMAYU — Bupati Indramayu Lucky Hakim bersama Wakil Bupati Syaefudin menjadi pembina apel pagi para ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu, Senin pagi (3/3/2025). Apel pagi ini pertama kali dilakukan setelah menjabat sebagai Bupati Indramayu.
Apel pagi ini sebagai momentum untuk memperkuat sinergitas dan kolaborasi pemerintahan di semua tingkatan sehingga terwujudnya Visi Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan. Gotong Royong).

Dalam amanah yang disampaikan, Lucky Hakim menjelaskan, saat ini Kabupaten Indramayu masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan dan hal tersebut membutuhkan kolaborasi dan sinergitas dari semua pihak terutama ASN sesuai dengan bidangnya masing-masing.

“Kehadiran saya bersama pa wabup tentu saja tidak berarti apa-apa tanpa sinergitas dan kolaborasi ASN yang bekerja di pemerintahan. Untuk itu mari saling menguatkan yang belum beres kita bereskan. Kita bikin enak suasana kerjanya,” kata Lucky Hakim.

Menurutnya, pengentasan kemiskinan di Indramayu harus menjadi perhatian serius semua pihak sehingga Indramayu secara perlahan bisa sejajar dengan kabupaten/kota lainnya di Jawa Barat.

Seusai menjadi pembina apel pagi, Lucky Hakim dan Syaefudin langsung menghampiri ASN dan menyalaminya. Tampak ASN begitu sumringah dan bergembira menyambut pemimpin barunya tersebut.***

CiremaiNews.com, (INDRAMAYU) — Kementerian Kehutanan berkolaborasi dengan Kementerian Pertanian serta Perum Perhutani melaksanakan Penanaman Serentak Agroforestry Pangan dengan mengintegrasikan tanaman Padi Lahan Kering dengan Tanaman Serbaguna (Multi-Purpose Tree Species/MPTS) dengan pola agroforestry, di Areal Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Selasa (4/2/2024).

Kegiatan penanaman ini merupakan bagian dari optimalisasi pemanfaatan kawasan hutan secara berkelanjutan yang dilakukan dengan pendekatan pola agroforestry, yaitu dengan mengintegrasikan tanaman pertanian dengan tanaman kehutanan untuk mencapai manfaat ekologis, ekonomi, dan sosial.

Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni mengatakan, tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan produktivitas lahan, memperkuat ketahanan pangan, serta mendukung kesejahteraan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan. Pengembangan dengan pola agroforestry juga dapat menjadi solusi adaptif dan mitigatif yang efektif untuk mendukung ketahanan pangan.

“Ketahanan pangan bukan hanya tentang ketersediaan bahan pangan, tetapi juga tentang pengelolaan sumber daya alam yang bijak dan berkelanjutan. Dengan integrasi antara pertanian dan kehutanan, kita dapat memaksimalkan produktivitas lahan, mendukung kesejahteraan masyarakat, dan melindungi ekosistem,” kata Raja Juli.

Raja Juli Antoni menambahkan, berdasarkan hasil analisis kesesuaian lahan, Kementerian Kehutanan melalui program kehutanan sosial bersama dengan Kementerian Pertanian menargetkan pengembangan agroforestry untuk tanaman pangan seluas ± 1,9 juta hektare. Dari luasan tersebut, terdapat areal yang sesuai untuk komoditas padi lahan kering seluas ± 389.406 hektare. Sehingga, jika ditambahkan potensi pada areal Perhutani, maka terdapat potensi areal untuk pengembangan padi lahan kering seluas ± 419.462,37 hektare.

Sementara Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman mengatakan, kegiatan penanaman agroforestry pangan serentak ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan memperkuat posisi Indonesia sebagai negara dengan ketahanan pangan yang kokoh dan mandiri, sekaligus sebagai wujud komitmen pemerintah untuk menjadikan hutan melalui pengembangan agroforestry sebagai cadangan pangan agroforestry.

“Dengan demikian, hutan tidak hanya memberikan manfaat ekologi, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan sosial yang berimbang demi pengelolaan hutan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegas Amran.
Sementara Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina mengatakan, sekitar 4.400 hektare kawasan hutan yang masuk di Kabupaten Indramayu siap mendukung program tersebut. Luasan lahan yang bisa dijadikan agroforestry tersebar di beberapa kecamatan yang memiliki wilayah hutan seperti Gantar, Kroya, dan Terisi.

“Alhamdulillah ini bisa meningkatkan jumlah produksi padi di Indramayu karena memanfaatkan lahan hutan. Kita optimis swasembada pangan yang menjadi program Presiden RI bisa terwujud,” tegas Nina Agustina.

Secara keseluruhan penanaman serentak berlangsung di 26 titik lokasi di seluruh Indonesia.

Pada kesempatan tersebut Menteri Kehutanan dan Menteri Pertanian juga menandatangani Nota Kesepahaman antara Kementerian Kehutanan dan Kementerian Pertanian Tentang Sinergitas Program Pembangunan Bidang Kehutanan Dengan Bidang Pertanian Untuk Mewujudkan Swasembada Pangan.**

CiremaiNews.com, INDRAMAYU — Sebagai daerah rawan bencana banjir dan rob, Kecamatan Kandanghaur mendapatkan perhatian dari Kementerian Sosial dan Bupati Indramayu dengan hadirnya lumbung sosial.

Kehadiran lumbung sosial di Kecamatan Kandanghaur diresmikan Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf dan Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina, Selasa (14/1/2025) di halaman Kantor Kecamatan Kandanghaur.

Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf mengatakan, lumbung sosial berguna untuk memudahkan warga menjangkau bantuan dengan cepat sehingga kebutuhan pokok tercukupi jika sewaktu-waktu terjadi bencana.

Selain itu, lumbung sosial berfungsi untuk menyediakan kebutuhan pokok seperti makanan, air minum, alat kebersihan, dan selimut. Memudahkan warga menjangkau bantuan dengan cepat. Membantu masyarakat terdampak bencana tetap memiliki akses terhadap kebutuhan pokok, dan membantu memperkuat ketangguhan masyarakat terhadap bencana.

“Di lumbung sosial ini masyarakat yang terkena bencana akan cepat menerima bantuan seperti beras, familly Kit, dan lainnya. Terima kasih banyak atas support Bupati Indramayu ibu Nina Agustina sehingga masyarakat cepat terlayani,” katanya.

Sementara itu Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina mengatakan, penanganan bencana dan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak menjadi komitmennya. Dengan menggerakkan kekuatan sumber daya yang dimiliki pemerintah daerah hadir untuk masyarakat.

Nina menambahkan, keberadaan lumbung sosial ini sebelumnya juga telah berdiri di Kantor Desa Eretan Kulon, Kantor Kecamatan Terisi, Kantor Desa Jatimulya, dan Kantor Kecamatan Jatibarang. ***

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.