Tim Y-U: Analogi Sapu Hanya Alat, Bukan Penentu Utama

CiremaiNews.com, Kuningan – Tim pemenangan pasangan calon H. Yanuar Prihatin – Udin Kusnedi (Y-U) memberikan tanggapan terkait berbagai reaksi masyarakat terhadap pernyataan calon mereka. Salah satu juru bicara tim pemenangan, Ismah Winartono menjelaskan tanggapan publik berkisar dari positif hingga negatif, dan menyebutkan hal ini merupakan bagian dari dinamika kehidupan bermasyarakat.

“Alhamdulillah banyak yang menanggapi perkataan dan penyataan paslon kami berbagai reaksi bermunculan dari yang positif hingga ke yang negatif itu semua wajar dalam kehidupan bermasyarakat,” kata dia. Ia juga menyoroti adanya beberapa narasi yang dianggap kurang tepat, khususnya dalam analogi sapu.

Imma menjelaskan sapu yang digunakan analogi dalam konteks ini hanya merupakan alat bantu, bukan penentu utama kebersihan. “Sapu yang kotor itu di rumah manapun di muka bumi ini pasti akan selalu dibersihkan jikalau ingin membersihkan dalam rumah, siapapun kalau mau nyapu pake sapu kotor selain capek akan sia sia karena rumah akan tetap kotor,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa sapu juga merupakan simbol dari niat dan tindakan dalam kepemimpinan. “Sapu itu niat dan tindakan dalam memimpin nanti,” jelasnya. Menurutnya, alat yang tidak layak pakai harus diganti agar hasil kerja optimal.

Immawati juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama bertanggung jawab dan menyelesaikan masalah dengan cara yang konstruktif. “Kalau sapunya sudah tidak layak bahkan patah ya harus ganti yang baru masa dipertahankan,” katanya.

Dia menutup pernyataannya dengan harapan agar proses politik dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat. “Saya rasa santai saja, riang gembira saja supaya proses pendidikan politik menjadi sebenar-benarnya sesuai dengan fungsinya bahwa politik adalah seni mengatur kehidupan bersama bagaimana agar semua manusia merasa damai dan sejahtera,” tutup dia.***

Related Posts

Atlet Tarung Darajat Kuningan Raih Emas Kejurnas Kemenpora 2025

Prestasi membanggakan kembali lahir dari dunia olahraga Kabupaten Kuningan. Petarung putri asal Cigugur, Viona Aqila Syafa, sukses mengibarkan nama daerahnya setelah meraih medali emas pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tarung Derajat Pelajar Kemenpora 2025 yang digelar di GOR Pajajaran, Bandung, pada 5–7 Desember 2025.

Kasus Korupsi Bank BJB Kuningan, RMP Gugat Penetapan Tersangka

Penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi di Bank BJB Cabang Kuningan memasuki babak baru. Kuasa hukum RMP, warga Perum Alam Asri, Desa Kasturi, resmi mengajukan permohonan praperadilan ke Pengadilan Negeri Kuningan. Langkah ini ditempuh untuk menguji keabsahan penetapan klien mereka sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri Kuningan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Wabup Cirebon Jigus, Apresiasi Bantuan Becak Listrik dari Presiden Prabowo

Wabup Cirebon Jigus, Apresiasi Bantuan Becak Listrik dari Presiden Prabowo

Atlet Tarung Darajat Kuningan Raih Emas Kejurnas Kemenpora 2025

Atlet Tarung Darajat Kuningan Raih Emas Kejurnas Kemenpora 2025

Kasus Korupsi Bank BJB Kuningan, RMP Gugat Penetapan Tersangka

  • By admin
  • Desember 6, 2025
Kasus Korupsi Bank BJB Kuningan, RMP Gugat Penetapan Tersangka

UMKM Kuningan Dibekali Pertahanan Digital Hadapi Maraknya Kejahatan Siber

  • By admin
  • Desember 5, 2025
UMKM Kuningan Dibekali Pertahanan Digital Hadapi Maraknya Kejahatan Siber

Tanpa Izin Lingkungan, Alat Berat Arunika Diperintahkan Mundur

  • By admin
  • Desember 5, 2025
Tanpa Izin Lingkungan, Alat Berat Arunika Diperintahkan Mundur

Demokrat Kuningan Tegaskan Soliditas untuk Peta Politik Lokal

  • By admin
  • Desember 4, 2025
Demokrat Kuningan Tegaskan Soliditas untuk Peta Politik Lokal