Sel. Mar 10th, 2026

Ziarah Politik PKB Kuningan, Merawat Spirit Ideologis di Usia ke-27

Oplus_0

CiremaiNews.com, Kuningan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kuningan menutup rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-27 dengan menggelar ziarah ke makam para deklarator partai, Sabtu (26/7/2025). Kegiatan ini bukan sekadar tradisi spiritual, tetapi juga afirmasi ideologis yang menegaskan akar historis dan kultural PKB sebagai partai berbasis Islam ahlussunnah wal jamaah.

Ketua DPC PKB Kuningan, H. Ujang Kosasih, menjelaskan peringatan Harlah kali ini dirancang sebagai momentum konsolidasi struktur sekaligus penguatan identitas politik. “Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Ini bukan sekadar seremoni, tapi bentuk takzim kami kepada para pendiri dan pejuang PKB,” ujarnya.

Sejak didirikan pada 23 Juli 1998, PKB dikenal sebagai partai politik yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama (NU), dengan garis perjuangan membela kaum bawah dan memperjuangkan Islam moderat dalam bingkai kebangsaan. Dalam konteks inilah, agenda ziarah yang dilakukan oleh DPC PKB Kuningan ke enam makam tokoh pendiri dianggap sebagai bentuk kontinuitas nilai perjuangan.

Tarekat Politik dan Puncak Harlah di JCC

Ujang memaparkan, sebelum puncak peringatan, jajaran PKB di daerah telah melakukan berbagai kegiatan syiar politik, termasuk pemasangan atribut di berbagai titik. Salah satu agenda penting yang menonjol adalah “Tarekat Politik”, yakni istigasah, pembacaan Yasin, dan doa bersama di kantor DPC PKB pada malam 23 Juli. “Ini tradisi khas PKB, mencampurkan spiritualitas dan aktivitas politik,” ungkapnya.

Pada malam yang sama, anggota Fraksi PKB DPRD Kuningan hadir dalam puncak Harlah PKB di Jakarta Convention Center (JCC) yang dihadiri oleh Presiden, Wakil Presiden, serta tokoh-tokoh kiai nasional. Dalam acara itu, Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, menegaskan komitmen partainya untuk memperjuangkan Islam rahmatan lil alamin dan keadilan sosial.

Politik Ziarah dan Legitimasi Kultural

Setelah mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Fraksi PKB se-Indonesia, delapan anggota Fraksi PKB Kuningan kembali ke daerah untuk mengikuti agenda ziarah ke makam para tokoh PKB yang dinilai berjasa dalam mendirikan dan membesarkan partai.

Di antaranya adalah makam K.H. Masduki Lukman, K.H. Nuruddin di Ciputat, dan K.H. Abdul Aziz di Windusengkahan, yang oleh Ujang disebut sebagai “mentor politik” PKB di Kuningan. Ziarah juga dilakukan ke makam K.H. Alimuddin Mansur di Pancalang, deklarator PKB di Dapil 2.

Menurut Ujang, selain mendoakan, pihaknya juga memberikan piagam penghargaan kepada keluarga para tokoh tersebut sebagai simbol pengakuan dan penguatan legitimasi historis. “Kami ingin keluarga para deklarator tahu bahwa mereka adalah bagian dari keluarga besar PKB. Ini penting dalam menjaga roh perjuangan partai,” katanya.

Kegiatan ini dilakukan di tengah dinamika politik lokal dan nasional, di mana PKB tengah mempersiapkan langkah strategis menghadapi Pilkada 2024 dan konsolidasi menuju Pemilu 2029. Di Kuningan sendiri, PKB tercatat memiliki delapan kursi di DPRD dan menjadi kekuatan politik signifikan, terutama di basis-basis NU.

Dengan tradisi politik yang khas menggabungkan nilai-nilai spiritual, kultural, dan struktural PKB tampak ingin mempertegas posisinya sebagai partai yang konsisten menjaga marwah perjuangan ulama, sembari terus beradaptasi dengan tantangan zaman.

“Mohon doanya, mudah-mudahan semuanya berjalan lancar, dan insya Allah kita akan kembali bertemu di Harlah PKB ke-28 dengan semangat baru,” pungkasnya.

Berita Terkait